SERANG – Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Serang mengambil peran nyata dalam mengembangkan pengusaha lokal.
Ia meminta organisasi tersebut memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan legislatif untuk membuka peluang usaha, memperluas akses modal, serta mencetak wirausaha baru.
Agis menyampaikan hal itu saat menghadiri pelantikan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Serang, Bilal, untuk periode 2026–2029, Senin (12/10/2026).
Agis, yang juga menjabat Bendahara Umum BPC HIPMI Kota Serang, menilai kepengurusan baru memiliki jaringan yang dapat memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah. Namun, ia berharap HIPMI tidak berhenti sebagai wadah berkumpulnya pengusaha muda, melainkan ikut mendorong pertumbuhan bisnis dan ekonomi daerah.
“Ini menjadi poin penting untuk bisa menjadikan Kota Serang yang maju kotanya dan bahagia sejahtera warganya, salah satunya adalah dengan terus mendorong pengusaha-pengusaha lokalnya,” kata Agis.
Ia menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan sejumlah program untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program itu mencakup Klinik UMKM untuk mendampingi pelaku usaha yang menghadapi kendala bisnis, pelatihan keterampilan dan manajemen, serta fasilitasi akses permodalan.
Pemkot Serang juga menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Banten, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), serta bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperluas akses pembiayaan, termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Melalui program tersebut, pemerintah berharap pelaku usaha mendapat pendampingan sesuai kebutuhan dan akses modal untuk mengembangkan bisnis. Namun, HIPMI juga perlu mendorong pemanfaatan program agar dukungan itu menjangkau pengusaha yang membutuhkan.
Ketua BPC HIPMI Kota Serang, Bilal menegaskan, organisasinya akan memperkuat sinergi antara pengusaha, pemerintah, dan legislatif. Menurutnya, keterlibatan pengusaha di lingkungan pemerintahan maupun legislatif membuka ruang komunikasi untuk mendorong kebijakan yang mendukung dunia usaha.
Bilal menyebut, HIPMI dapat menjembatani kebutuhan pengusaha dengan program pemerintah daerah, sekaligus membawa persoalan yang dihadapi pelaku usaha ke ruang pembahasan bersama.
“Ketika beliau (Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia) masuk ke HIPMI Kota Serang, di situlah posisi sinergitas kita lebih menyatu. Program-program di eksekutif kita dorong juga di HIPMI, dan teman-teman legislatif yang masuk ke HIPMI kita ajak untuk mendorong sinergitasnya antara pengusaha, eksekutif, dan legislatif ada di sini,” ujar Bilal.
Ia berharap kolaborasi tersebut membuka peluang lebih besar bagi pengusaha baru dan membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya. HIPMI juga diharapkan mampu menghubungkan kebutuhan pengusaha dengan kebijakan pemerintah agar pertumbuhan usaha turut menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***
