Beranda Hukum Wakajati Banten : Target Vaksinasi Kejari Cilegon Terbesar Se-Indonesia

Wakajati Banten : Target Vaksinasi Kejari Cilegon Terbesar Se-Indonesia

Wakil Kepala Kejati Banten, Ricardo Sitinjak saat meninjau warga yang tengah menjalani vaksin di Kejari Cilegon. (Gilang)

CILEGON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon menargetkan vaksinasi tahap pertama untuk mencegah penularan virus Covid-19 terhadap 1.300 warga dalam kurun waktu dua hari, terhitung mulai Senin hingga Selasa (12-13/7/2021).

Kepala Kejari Cilegon, Ely Kusumasti mengatakan vaksinasi massal itu merupakan bagian dari rangkaian hari bakti Adhyaksa yang 61 pada tahun ini.

“Kami tidak menyangka kalau animo masyarakat ternyata lebih tinggi, kami menyebar formulir ke beberapa kecamatan. Tetapi hari ini banyak yang datang tapi tidak membawa formulir, otomatis tidak dapat kami terima kareja ketersediaan vaksin hanya untuk hari ini dan besok,” ujar Ely dalam sambutannya.

Sementara Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten, Ricardo Sitinjak mengatakan target 1.300 vaksin yang dilakukan Kejari Cilegon adalah capaian terbesar dari seluruh Kejari di tanah air.

“Tentu ada kontroversi di masyarakat soal vaksinasi ini, dan itu hal yang biasa. Tapi kita perlu menyampaikan secara bersungguh-sungguh agar masyarakat akan pentingnya vaksin meskipun itu tidak menjamin 100 persen kita akan kebal terhadap virus. Target vaksinasi 1.300 oleh Kejari Cilegon ini perlu diapresiasi, karena jumlah ini adalah yang terbesar dari seluruh Kejari se-Indonesia,” katanya.

Di tempat yang sama Ketua DPRD Cilegon Isro Mi’raj berterima kasih atas kepedulian korps Adhyaksa tersebut dalam upaya pencegahan penyebaran virus di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kami pun selama PPKM Darurat ini, tidak ada satupun Anggota DPRD yang keluar kota untuk kunjungan kerja, kami patuh dan taat dan ikut berperan aktif di masyarakat hingga menjalankan rapat paripurna pun kami helat secara virtual sebagai bukti komitmen kami bersama pemerintah,” katanya. (dev/red)