KAB. SERANG – Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas menyoroti pendapat dari retribusi pasar yang belum maksimal. Di mana, dari target Rp2 miliar, pendapatan asli daerah (PAD) dari pasar hanya sebesar Rp500 juta lebih.
Najib juga menyoal koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Serang dalam mendongkrak PAD retribusi pasar.
“Contohnya, sampahnya kan (urusan) DLH, parkirnya urusan perhubungan dan kiosnya urusan Disperindag. Nah ini (OPD) belum maksimal ngurusnya,” ujar Najib, Kamis (11/12/2025).
Saat ditanya terkait adanya indikasi kebocoran retribusi pasar, Najib memastikan hal itu tidak ada. Ia lebih menyoroti fasilitas pasar yang sudah tidak layak.
“Indikasi kebocoran tidak ada. Tapi banyak fasilitas pasar sudah di luar harapan masyarakat. Kamar mandi nggak layak, parkirnya nggak layak, kebersihannya juga. Maka itu harus ada kerja sama antar OPD,” katanya.
Najib juga meminta kepada seluruh OPD untuk berkoordinasi dan membuat inovasi taktis untuk menggenjot PAD pada 2026 mendatang.
“Potensi pajak daearh 2026 harus optimal. O0D harus membuat inovasi untuk mengamankan pendapatan tahun depan,” ujarnya.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
