Beranda Pemerintahan Wabup Serang Akui Program MBG Belum Menjangkau Wilayah Terpencil

Wabup Serang Akui Program MBG Belum Menjangkau Wilayah Terpencil

Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas saat memimpin rapat. (Istimewa)

KAB. SERANG — Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas mengakui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serang belum menjangkau seluruh wilayah terpencil.

Pemerintah masih menemukan sejumlah desa yang belum menerima layanan secara maksimal meski ratusan unit penyedia makanan sudah beroperasi.

Najib menyebut, wilayah seperti Cikedung, Pulau Panjang, dan Pulau Tunda masih menghadapi keterbatasan distribusi program MBG.

“Evaluasi terus berjalan karena masih ada daerah yang belum terlayani maksimal, terutama wilayah terpencil,” kata Najib, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kini fokus memetakan wilayah yang belum tersentuh layanan agar distribusi program tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan atau daerah yang mudah dijangkau.

Menurut Najib, pemerintah daerah membutuhkan dukungan lintas sektor untuk mempercepat pemerataan program tersebut.

“Pemkab Serang kini menggandeng kepolisian, TNI, hingga unsur masyarakat untuk memastikan bantuan pangan bergizi sampai ke kelompok sasaran,” ucapnya.

Najib menekankan, program MBG harus benar-benar menyentuh kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Kita ingin target sasaran benar-benar terpenuhi, jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal hanya karena faktor geografis,” ujarnya.

Ia menilai, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah dapur atau unit penyedia makanan, tetapi juga dari pemerataan distribusi hingga ke wilayah kepulauan dan desa terpencil.

Pemkab Serang, kata Najib, menjadikan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi utama untuk mempercepat pelayanan dan memperkuat kualitas kesehatan masyarakat.

“Pembangunan daerah harus menghadirkan rasa aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga,” tegasnya.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah