Beranda Kesehatan Vitamin K Aman untuk Bayi Baru Lahir, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

Vitamin K Aman untuk Bayi Baru Lahir, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

Puskesmas Jurumudi Baru melaksanakan pemberian Vitamin A pada bayi usia 5-11 bulan dan 12-59 bulan, di Posyandu Buroq

TANGERANG — Belakangan ini, beredar informasi yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua terkait pemberian vitamin K pada bayi baru lahir. Untuk meluruskan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggareni, memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.

“Hati-hati dengan informasi hoaks yang beredar. Pastikan informasi kesehatan anak yang Bapak dan Ibu pelajari berasal dari sumber terpercaya serta tenaga kesehatan yang kompeten,” ujar dr. Dini.

Ia menegaskan, vitamin K merupakan zat yang aman dan telah digunakan secara rutin sebagai standar pelayanan kesehatan bagi bayi baru lahir di seluruh dunia.

“Pemberian vitamin K terbukti efektif mencegah perdarahan serius yang dapat mengancam nyawa bayi, yang dikenal sebagai perdarahan akibat kekurangan vitamin K (VKDB),” jelasnya.

Sejumlah kekhawatiran yang beredar di masyarakat, seperti anggapan bahwa vitamin K dapat menyebabkan bayi kuning, eksim, atau leukemia, tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Eksim (eczema): Penyakit kulit ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik dan lingkungan, serta tidak terbukti berkaitan dengan pemberian vitamin K.

Bayi kuning: Kondisi ini umumnya terjadi pada minggu pertama kelahiran sebagai bagian dari proses adaptasi normal organ hati bayi, bukan akibat vitamin K.

Leukemia: Berbagai penelitian berskala besar menunjukkan tidak ada hubungan antara pemberian vitamin K dengan risiko leukemia pada anak.

Lebih lanjut, dr. Dini menjelaskan bahwa bayi baru lahir memiliki cadangan vitamin K yang sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya transfer vitamin K dari plasenta serta rendahnya kandungan vitamin K dalam ASI.

Tanpa pemberian vitamin K, bayi berisiko mengalami perdarahan serius, termasuk perdarahan di otak, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen hingga kematian.

“Kami mengimbau orang tua untuk tidak mudah percaya pada informasi dari pihak yang tidak kompeten, sekalipun berasal dari orang terdekat. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan resmi terkait kesehatan anak,” imbaunya.

Baca Juga :  Masyarakat Kabupaten Tangerang Diingatkan Selalu Jaga Pola Hidup Sehat

“Pemberian vitamin K pada bayi baru lahir aman, penting, dan dapat menyelamatkan nyawa. Orang tua diharapkan memperoleh informasi dari sumber terpercaya serta tetap waspada terhadap hoaks kesehatan yang beredar,” tutup dr. Dini.

Tim Redaksi