
LEBAK – Viral di media sosial, sejumlah wisatawan yang hendak berlibur ke Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, justru tersasar hingga ke wilayah Citorek. Kejadian ini diduga akibat arahan rute dari aplikasi Google Maps yang membawa mereka melewati jalur alternatif yang tidak layak dilalui.
Berdasarkan video yang yang beredar, pada Sabtu (28/3/2026), dinarasikan bahwa mayoritas wisatawan berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Mereka menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Namun, alih-alih melewati jalur utama, para wisatawan diarahkan melalui jalan rusak, sempit, dan berliku dengan kondisi tanjakan ekstrem di kawasan pegunungan.
Akibatnya, banyak wisatawan mengalami kesulitan selama perjalanan. Bahkan, tidak sedikit kendaraan yang nyaris tidak mampu melintas karena kondisi jalan yang cukup parah. Keluhan pun ramai bermunculan di media sosial, memperlihatkan kondisi jalan yang jauh dari kata layak untuk jalur wisata.
Warga setempat yang melihat kondisi tersebut turut membantu para wisatawan yang tersesat. Mereka memberikan arahan menuju jalur yang benar, hingga membantu mendorong kendaraan yang kesulitan melewati tanjakan dan jalan berlumpur.
Meski menghadapi berbagai kendala, para wisatawan akhirnya tetap berhasil mencapai Pantai Sawarna. Namun, peristiwa ini menjadi perhatian serius, terutama terkait akurasi navigasi digital di daerah terpencil.
Pengguna diimbau untuk tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi, serta memastikan rute perjalanan dengan mencari informasi tambahan, khususnya saat menuju lokasi wisata yang berada di wilayah pegunungan atau pelosok.
Kejadian ini juga diharapkan menjadi perhatian pihak terkait untuk melakukan pembaruan data peta digital serta peningkatan infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan wisatawan.
Tim Redaksi