Beranda Peristiwa Viral Jalur Disabilitas di Trotoar Serpong Tangsel Hanya Dicat Kuning, Warganet Soroti...

Viral Jalur Disabilitas di Trotoar Serpong Tangsel Hanya Dicat Kuning, Warganet Soroti Aksesibilitas

jalur yang menyerupai jalur khusus disabilitas hanya berupa garis kuning yang dicat di atas trotoar di Kota Tangerang Selatan tanpa dilengkapi tekstur atau ubin pemandu (tactile paving).

TANGSEL — Video yang menampilkan kondisi trotoar di kawasan Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan, viral di media sosial dan menuai sorotan publik. Dalam video tersebut terlihat jalur yang menyerupai jalur khusus disabilitas hanya berupa garis kuning yang dicat di atas trotoar tanpa dilengkapi tekstur atau ubin pemandu (tactile paving).

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun media sosial dan kemudian menyebar luas. Dalam rekaman itu, jalur berwarna kuning tampak membentang di sepanjang trotoar, namun tidak memiliki permukaan timbul yang seharusnya berfungsi sebagai penunjuk arah bagi penyandang disabilitas netra.

Kondisi tersebut memicu kritik dari warganet yang menilai pembangunan fasilitas publik tersebut hanya bersifat formalitas dan tidak memenuhi standar aksesibilitas. Banyak komentar menyebut jalur tersebut tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh penyandang disabilitas, sehingga dinilai gagal menjalankan fungsi utamanya.

“Kalau hanya dicat seperti ini, penyandang tunanetra tetap tidak terbantu. Ini bukan jalur disabilitas, tapi sekadar garis cat,” tulis salah satu pengguna media sosial dalam kolom komentar dikutip, Minggu (28/12/2025).

Sejumlah warganet juga mempertanyakan perencanaan dan pengawasan proyek trotoar tersebut. Mereka mendesak pemerintah daerah agar lebih serius dalam menyediakan fasilitas publik yang inklusif dan sesuai standar, bukan sekadar mengejar tampilan visual.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan maupun dinas terkait mengenai viralnya jalur disabilitas tersebut. Publik berharap adanya evaluasi serta perbaikan agar fasilitas trotoar benar-benar ramah bagi seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas.

Tim Redaksi