PANDEGLANG – Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi meminta maaf kepada masyarakat karena kondisi infrastruktur jalan masih banyak yang rusak. Permintaan maaf tersebut disampaikan usai viral video seorang ibu ditandu usai melahirkan di Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang beberapa waktu lalu.
Iing mengakui jika sang ibu terpaksa ditandu karena kondisi infrastruktur di daerah tersebut masih rusak. Menurutnya, kondisi infrastruktur di Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus dipikirkan.
“Itu memang jadi PR kami. Kami enggak cuma mikirin satu kecamatan saja, tapi ada 35 kecamatan dan 339 desa yang perlu dibenahi, terutama soal infrastruktur jalan,” katanya, Rabu (21/5/2025).
Kata dia, dengan kondisi keuangan saat ini Pemkab Pandeglang merasa kesulitan untuk melakukan pembangunan terutama perbaikan jalan rusak.
“Karena bagaimana mau bangun kalau dananya enggak ada. Kami Dewi-Iing memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang karena tahun ini belum bisa sepenuhnya merealisasikan harapan masyarakat,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang ibu bernama Jani warga Kampung Sawah, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang harus ditandu oleh warga sejauh 1 kilometer usai melahirkan di fasilitas kesehatan setempat.
Warga terpaksa menggunakan tandu untuk membawa Jani kembali ke rumahnya lantaran kondisi jalan rusak sehingga tidak memungkinkan untuk membawanya menggunakan kendaraan.
Dengan menggunakan penerangan dari lampu senter dan obor dari daun kelapa kering, warga membawa Jani menuju rumahnya yang berada di Kampung Sawah, Desa Leuwibalang.
Penulis : Memed
Editor : Usman Temposo
