
LEBAK – Video penemuan barang yang diduga narkoba oleh warga di Kampung Gintung, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, viral di media sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak melakukan pengecekan dan penyelidikan di lokasi kejadian, Rabu (28/10/2026).
Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Epi Cepiyana mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan awal dan keterangan sejumlah warga, barang yang ditemukan tersebut diduga bukan sabu, melainkan tembakau kering.
“Barang tersebut bukanlah sabu, tapi tembakau kering dengan berat 4,30 gram,” kata Epi saat dihubungi, Rabu (28/10/2026).
Meski demikian, polisi masih akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan jenis dan kandungan barang tersebut.
Epi menjelaskan, pihaknya menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk video viral terkait dugaan penemuan barang yang berkaitan dengan narkoba. Polisi juga meminta keterangan dari warga yang mengetahui kejadian tersebut serta mengamankan barang temuan untuk diperiksa lebih lanjut.
“Saat ini barang yang ditemukan warga tersebut dibawa ke Polres untuk diuji laboratorium guna memastikan jenis dan kandungannya melalui pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai temuan tersebut sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar. Warga juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar.
“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian memberantas peredaran narkoba. Apabila menemukan benda atau barang yang mencurigakan, jangan langsung membuka atau mengedarkannya, tetapi segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur,” ucapnya.
Sebelumnya, warga Kampung Gintung, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, dihebohkan dengan penemuan barang yang diduga narkoba di pinggir jalan. Barang tersebut ditemukan dalam kondisi tertutup batu.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Wahyudin