Beranda Kesehatan Vaksinasi Covid-19 Saat Ramadan Tak Membatalkan Puasa

Vaksinasi Covid-19 Saat Ramadan Tak Membatalkan Puasa

268
0
Proses vaksinasi guru di Kabupaten Serang untuk menghadapi persiapan belajar tatap muka. (Ist)

SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di bulan Ramadan tidak akan membatalkan puasa.

Hal ini dijelaskan oleh Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret, Dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, PhD, Fisqua. Kata Tonang, vaksinasi merupakan ikhtiar untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

“Saya mengajak masyarakat semua agar vaksinasi ini diniatkan dengan baik, semoga mendapat berkah dari Allah SWT, dan akhirnya membantu mengatasi pandemi,” katanya melansir suara.com (jaringan BantenNews.co.id).

Menuturkan, masyarakat tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi di siang hari, terutama saat masih menjalankan ibadah puasa Ramadan. Karena itu, ia menyarankan agar masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh tetap fit agar siap menjalani vaksinasi saat berpuasa

“Yang terpenting kita harus yakin, bahwa kondisi kita harus fit. Kalau nanti saat puasa sudah waktunya mendapat vaksinasi, istirahat yang cukup, dan jangan lupa untuk sahur,” imbau Tonang.

Diketahui saat ini Pemerintah Indonesia masih melanjutkan program vaksinasi tahap kedua khusus pelayanan publik dan golongan masyarakat lansia.

Tonang menghimbau agar masyarakat mau menyakinkan kelompok lansia untuk bersedia melakukan vaksinasi.

“Selama proses skriningnya lolos, maka tidak masalah dan jangan ragu untuk divaksinasi. Kita juga harus bantu para lansia agar mudah mengakses lokasi vaksinasi. Bila dua hal ini kita lakukan, akan lebih mudah untuk yang lainnya,” tutupnya.

Madyarakat dengan penyakit penyerta seperti diabetes juga dijadwalkan akan mendapat vaksin sesegera mungkin.

“Bagi yang memiliki komorbid seperti diabetes, sebelum ada vaksinasi, sudah ada petunjuk bagaimana menjalankan puasa bagi pasien diabetes. Petunjuk itu yang harus dijalani, dan jangan takut untuk divaksinasi. Jika ragu, konsultasi dengan dokter saat tiba waktunya divaksinasi,” tutupnya.

(Red)