Beranda Pemerintahan Utamakan Keselamatan Pemudik, Dishub Banten Bakal Uji Kelaikan Bus

Utamakan Keselamatan Pemudik, Dishub Banten Bakal Uji Kelaikan Bus

339
0
Ilustrasi - foto istimewa tempo.co

SERANG – Dinas Perhubungan Provinsi Banten bakal melakukan uji kelaikan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di seluruh terminal tipe A. Ini dilakukan menjeklang arus mudik Lebaran 2018 dalam upaya menjamin keamanan dan keselamatan penumpang.

Plt Kepala Dishub Banten, Herdi Jauhari di Serang, Jumat, mengatakan uji kelaikan angkutan lebaran merupakan agenda rutin yang wajib dilakukan jelang hari raya umat Islam tersebut.

“Kegiatan `ramp check` ini supaya pelaksanaan mudik Lebaran masyarakat aman dan keselamatan terjaga. Jadi penting mengecek kelaiakan semua angkutan yang masuk terminal,” kata Herdi dilansir antaranews.com.

Ia mengatakan, adapun jadwal uji kelaikan akan dilakukan pada 4 hingga 7 Juni 2018 terhadap empat terminal. Keempat terminal itu berdasarkan jadwal uji terdiri atas Terminal Kaduangung (Lebak), Terminal Tarogong (Pandeglang), Terminal Terpadu Merak (Cilegon) dan Terminal Pakupatan (Kota Serang).

Sedangkan untuk terminal di Tangerang Raya tidak masuk agenda Dishub Banten. Sebab, fasilitas itu menjadi kewenangan BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek).

“Pengecekan yang dilakukan yaitu pertama unsur administrasi seperti STNK, SIM, buku uji kendaraan, kartu pengawasan. Kedua, unsur teknis seperti cek rem, lampu, ban, pemecah kaca, spion. Total petugas kita turunkan sebanyak 30 personel,” katanya.

Selain kelaikan angkutan, kata dia, pihaknya juga akan memeriksa kondisi awak angkutan seperti sopir dan kondektur. Oleh sebab itu, dalam uji kelaikan Dishub melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Kesehatan Banten hingga aparat kepolisian. ?

“Begitu juga dengan awaknya, apakah ada narkoba? makanya kita melibatkan BNN. Tidak boleh jalan kalau ditemukan salah satu unsurnya tidak terpenuhi. Kalau ada yang tidak laik kita tahan angkutannya,” kata Herdi.

Herdi mengimbau, kepada seluruh perusahaan otobus (PO) untuk senantiasa mengecak kelaikan armadanya tidak hanya menjelang arus mudik dan balik saja. Kelaikan angkutan sejatinya harus dilakukan setiap saat.

“Tidak harus pada saat angkutan lebaran, diharapkan PO menyiapkan. Kesiapan kendaraan laik jalan sebelum berangkat, di pool cek kondisi kendaraan. Kemudian administrasinya, surat dokumen kelengkapan kendaraan,” kata Herdi. (Red)