TANGERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, dan komunitas peduli sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation menggelar aksi korve membersihkan Kali Ledug, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Dalam aksi tersebut, petugas mengangkut sekitar 30 ton sampah dari aliran kali.
Aksi bersih-bersih itu dilakukan untuk menekan risiko banjir sekaligus mendukung program Indonesia ASRI.
Kepala UPTD DAS Cidurian-Cisadane, Didik Purwanto mengatakan, pihaknya mengerahkan puluhan personel PHL dan satu unit armada untuk mendukung kegiatan korve.
“Melalui kolaborasi korve bersama, kami berharap bisa mengantisipasi banjir di wilayah Kecamatan Periuk,” ujar Didik, Rabu (13/5/2026).
Dinas PUPR Kota Tangerang juga menurunkan alat berat dan armada pengangkut sampah untuk mempercepat pembersihan Kali Ledug.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu mengatakan, pihaknya mengerahkan satu unit excavator, armada truk, dan personel lapangan.
“Kami turunkan excavator, armada, dan personel untuk korve bersama di Kali Ledug,” katanya.
Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus menilai persoalan utama bukan hanya tumpukan sampah di sungai, tetapi rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan membuang sampah.
Menurut Ade, sebagian besar sampah yang ditemukan berasal dari limbah rumah tangga.
“Tantangan sesungguhnya bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi mengubah perilaku masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke kali dan sungai,” tegasnya.
Ia juga menekankan pencegahan banjir membutuhkan keterlibatan semua pihak melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perusahaan, akademisi, komunitas, dan media.
Ade berharap gerakan serupa terus berjalan agar program Tangerang ASRI, Banten ASRI, hingga Indonesia ASRI benar-benar terwujud.
Tim Redaksi
