Beranda Kampus Untirta Raih Silver Winner AHI 2026 Lewat Strategi Komunikasi Instagram

Untirta Raih Silver Winner AHI 2026 Lewat Strategi Komunikasi Instagram

Untirta menerima pengharhaan AHI Awards 2026. (Istimewa)

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) meraih penghargaan Silver Winner dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Untirta meraih penghargaan kategori Kanal Digital, subkategori Media Sosial (Instagram), melalui karya tentang strategi komunikasi digital untuk membangun reputasi perguruan tinggi.

Panitia menyerahkan penghargaan tersebut dalam malam puncak AHI 2026 di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).

Humas Untirta mengusung karya berjudul “Strategi Komunikasi Instagram Untirta dalam Membangun Reputasi Perguruan Tinggi Berdampak”.

Karya itu mengangkat pengelolaan akun Instagram @untirta_official sebagai saluran komunikasi publik untuk menyebarkan informasi akademik, prestasi sivitas akademika, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan program strategis kampus.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Untirta, Alfirano mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja tim humas dalam mengembangkan komunikasi institusi.

“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk menerima penghargaan Anugerah Humas Indonesia. Tahun ini kita melanjutkan tradisi seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini merupakan pengakuan bahwa kinerja Humas Untirta dihargai oleh penyelenggara AHI,” kata Alfirano.

Ia berharap capaian tersebut mendorong Humas Untirta meningkatkan kualitas komunikasi publik dan menghadirkan strategi yang lebih inovatif pada 2027.

“Mudah-mudahan berbekal prestasi tahun ini, kita bisa lebih baik lagi pada 2027. Dengan semangat, kerja keras, dan tentunya dukungan dari pimpinan, mudah-mudahan kita mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” ujarnya.

AHI merupakan ajang yang diselenggarakan HUMAS INDONESIA untuk mengapresiasi kinerja komunikasi dan keterbukaan informasi berbagai institusi publik, termasuk perguruan tinggi negeri. Tahun ini, AHI mengusung tema “Membangun Transparansi, Menguatkan Kepercayaan” dengan tahapan penilaian yang meliputi seleksi administrasi, presentasi karya, dan penilaian dewan juri.

Baca Juga :  Hari Pertama SMBT Untirta 2026 Lancar, Ribuan Calon Mahasiswa Jalani Seleksi Mandiri

Founder dan CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, mengatakan perkembangan teknologi menuntut praktisi humas terus beradaptasi dan berinovasi menghadapi perubahan pola komunikasi masyarakat.

“Setiap tahun selalu ada hal yang baru. Temuan-temuan kami dalam proses penjurian menjadi tempat belajar yang berharga bagi para praktisi humas,” kata Asmono.

Ia menegaskan, partisipasi dalam kompetisi kehumasan juga memberi kesempatan bagi institusi untuk mengevaluasi strategi komunikasi dan mengukur kesiapan menghadapi perubahan digital.

“Bukan soal berkompetisi untuk menang dan kalah, tetapi untuk membuat satu diagnosis, apakah yang kami kerjakan ini sudah on the track atau kemudian kita tidak antisipatif terhadap perkembangan yang cepat sekali dalam komunikasi,” ujarnya.

Bagi Untirta, penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperkuat pengelolaan media sosial sebagai saluran informasi publik. Tantangan berikutnya ialah memastikan strategi komunikasi digital tidak sekadar mengejar pengakuan dalam kompetisi, tetapi juga mampu menyampaikan informasi yang akurat, mudah diakses, dan relevan bagi masyarakat.

Tim Redaksi