Beranda Kampus Untirta Borong 4 Penghargaan Pada Grand Final Lomba Inovasi Pengelolaan Limbah BKS-PTN...

Untirta Borong 4 Penghargaan Pada Grand Final Lomba Inovasi Pengelolaan Limbah BKS-PTN Barat

Prosesi penyerahan tropi kepada juara II Lomba Kreatifitas Pengolahan Limbah Forum BKS-PTN di Kampus Untirta. (Istimewa)

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menjadi tuan rumah Grand Final Lomba Kreativitas Pengelolaan Limbah Forum Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat 2026.

Kompetisi yang berlangsung di Multimedia Convention Hall Gedung Rektorat Kampus Sindangsari, Senin (20/7/2026), mempertemukan mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi negeri untuk memamerkan inovasi pengelolaan limbah yang aplikatif dan berkelanjutan.

Ajang tersebut berhasil menjaring 74 tim dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Samudera, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Andalas, Universitas Bengkulu, UPN “Veteran” Jakarta, dan Universitas Esa Unggul. Setelah melalui seleksi administrasi dan substansi, panitia menetapkan 10 tim terbaik melaju ke babak grand final.

Ketua Pelaksana, Sirajuddin mengatakan, kompetisi ini menjadi implementasi semangat Kampus Berdampak yang mendorong perguruan tinggi menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan.

“Lomba ini merupakan implementasi semangat Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi didorong menghadirkan solusi atas berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian. Kami berharap lahir inovasi yang mendukung pengelolaan sampah nasional, memperkuat ekonomi sirkular, membuka peluang usaha hijau, serta menjadi kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kepala LPPM Untirta, Meutia menilai, kompetisi tersebut memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, inovasi mahasiswa tidak boleh berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi harus mampu menjawab persoalan pengelolaan limbah yang dihadapi masyarakat.

Ketua Forum LPPM BKS-PTN Wilayah Barat sekaligus Ketua LPPM UPN “Veteran” Jakarta, Sri Lestari Wahyuningroem, mengapresiasi Untirta yang menggagas sekaligus menjadi tuan rumah kompetisi tersebut.

Ia mengatakan, Forum LPPM BKS-PTN Wilayah Barat yang beranggotakan 39 perguruan tinggi negeri terus memperkuat sinergi riset dan pengabdian untuk meningkatkan kontribusi dunia akademik terhadap pembangunan nasional.

Baca Juga :  Gali Informasi Pembuat Kebijakan, Mahasiswa PPM Batch 4 Kunjungi Pemprov Banten

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Untirta, Rusmana menegaskan, persoalan sampah membutuhkan solusi inovatif yang lahir dari perguruan tinggi.

“Persoalan sampah tidak cukup diselesaikan hanya melalui penyuluhan. Kita membutuhkan inovasi yang mampu menjadi jalan keluar bagi masyarakat. Melalui kreativitas mahasiswa, saya yakin akan lahir solusi yang memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan mendukung keberlanjutan pembangunan Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, Untirta terus mengembangkan konsep Healthy, Integrated, Smart and Green University melalui berbagai inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dewan juri akhirnya menetapkan Tim 2 Universitas Maritim Raja Ali Haji sebagai Juara I berkat inovasi Bioplastik Berkelanjutan Berbasis Limbah Kulit Mangrove.

Untirta tampil dominan dengan memborong empat penghargaan. Tim “Keripik Tempe” meraih Juara II melalui inovasi bioetanol berbasis ampas tebu. Tim “Eco Ink Smart” menyabet Juara III lewat inovasi tinta organik dari limbah kulit bawang merah. Tim “Nautalis Terra” memenangkan kategori Best Poster & Video berkat biofilter berbasis limbah sisik ikan untuk menangkap mikroplastik.

Sementara Tim “Thalassara Tirtayasa” meraih penghargaan Best Innovation melalui inovasi pupuk hayati berbasis ikan sapu-sapu.

Raihan empat penghargaan itu mempertegas komitmen Untirta dalam membangun budaya riset dan inovasi yang tidak hanya unggul di tingkat akademik, tetapi juga mampu menghasilkan solusi konkret bagi persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Tim Redaksi