Beranda Kampus Untirta Bekali Generasi Muda dengan Kompetensi AI dan Karakter Jawara

Untirta Bekali Generasi Muda dengan Kompetensi AI dan Karakter Jawara

Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., (tengah, kemeja putih) berfoto bersama para siswa pemenang penghargaan dan jajaran pimpinan universitas pada acara Closing Ceremony Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 di Ruang Multimedia, Gedung Rektorat Untirta, Sindangsari, Kabupaten Serang, Senin (13/7/2026).

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi menutup rangkaian Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026. Sebanyak 40 siswa SMA, MA, dan SMK berprestasi dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti program ini.

Selama sepekan, para peserta menjalani pembelajaran intensif di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Coding, pembinaan karakter, pengenalan kampus, serta kunjungan edukatif.

Rektor Untirta Fatah Sulaiman menutup acara ini bersama jajaran wakil rektor, yaitu Rusmana, Asep Ridwan, dan Agus Sjafari. Hadir pula Kepala LPMPP Wahyu Susihono, Sekretaris LPMPP Helmi Yazid, para kepala koordinator pusat, tim instruktur, mentor, serta perwakilan Pusat Prestasi Nasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untirta, Agus Sjafari, menjelaskan bahwa program BTI memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh. Peserta tidak hanya memperdalam AI dan coding, tetapi juga merasakan langsung suasana akademik dengan tinggal di asrama dan berinteraksi bersama sivitas akademika.

Agus berharap pengalaman ini memotivasi peserta untuk melanjutkan kuliah dan menjadi duta yang mengenalkan Untirta di sekolah masing-masing.

Dalam acara tersebut, panitia mengumumkan enam peserta terbaik berdasarkan nilai tes, peningkatan kompetensi, kedisiplinan, dan keaktifan.

Meski demikian, pimpinan Untirta menegaskan bahwa seluruh peserta merupakan siswa pilihan yang memiliki talenta luar biasa melalui seleksi nasional.

Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, mengapresiasi semangat seluruh peserta. Ia menyebut para siswa tersebut sebagai generasi emas Indonesia yang cerdas dan unggul.

Selama di Untirta, peserta juga mengenal potensi Provinsi Banten melalui kunjungan industri dan kegiatan kebersamaan. Fatah melihat wajah-wajah ceria peserta sebagai tanda bahwa mereka menikmati seluruh proses belajar.

Fatah juga mengingatkan peserta untuk memadukan kompetensi teknologi dengan karakter. Ia menekankan pentingnya nilai JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel) sebagai fondasi masa depan mereka.

Baca Juga :  KKM Sekaligus Bersosial, Mahasiswa Universitas Bina Bangsa Santuni Anak Yatim

Acara penutupan berlangsung haru saat perwakilan peserta menyampaikan kesan mereka. Siti Namira Said dari SMA 2 Halmahera Timur (kelas AI) mengaku sempat gugup, namun program ini berhasil melatihnya beradaptasi dan bekerja sama dengan teman-teman dari berbagai daerah.

Sementara itu, Aditya Ahmad dari MAN Insan Cendekia Serpong (kelas Coding) menilai BTI sebagai ruang bertumbuh yang mempererat persahabatan lintas daerah. Ia berharap Untirta terus mempertahankan program ini pada tahun-tahun mendatang. ***