Beranda Kampus Unhan RI dan UIN Banten Berdayakan Nelayan Cikesik hingga Edukasi Pelajar Sadar...

Unhan RI dan UIN Banten Berdayakan Nelayan Cikesik hingga Edukasi Pelajar Sadar Lingkungan

PANDEGLANG — Dua perguruan tinggi, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) secara maraton di Kabupaten Pandeglang pada 23–24 September 2026. Aksi kolaboratif ini menyasar pelajar hingga masyarakat pesisir guna mempercepat peningkatan kesejahteraan warga dan kualitas sumber daya manusia (SDM) setempat.

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis (24/9/2026) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Cikeruh Wetan, Kecamatan Cikesik. Bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, tim gabungan melayani lebih dari 100 warga pesisir.

Selain menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, tim membekali warga dengan edukasi pengelolaan sampah berwawasan lingkungan dan pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah ekonomi tangkapan nelayan lokal agar tidak langsung dijual mentah.

Kedua institusi memperkuat komitmen ini lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPPM Unhan RI dan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN SMH Banten. Jajaran Muspika Cikesik, termasuk Camat, Danramil, dan Kapolsek, turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Sekretaris LPPM Unhan RI, Sri Murtiana yang mewakili Kepala LPPM, menegaskan pentingnya integrasi kepakaran lintas sektor. “Sinergi ini harus menciptakan kemandirian dan peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan, bukan sekadar memberi dampak sesaat,” tegasnya didampingi Dekan Fakultas Saintek UIN SMH Banten, Prof. Hidayatullah.

Edukasi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda

Sehari sebelumnya, Rabu (23/9/2026), rombongan akademisi mengawali rangkaian kegiatan di SMAN 16 Pandeglang dengan mengusung tema “Aksi Nyata, Sinergi Ilmu, untuk Masyarakat yang Berdaya dan Berkelanjutan.”

Kepala Pusat Pengabdian LP2M Unhan RI memaparkan bahwa konsep bela negara di era modern tidak identik dengan memanggul senjata, melainkan berwujud kedisiplinan, prestasi, dan kepedulian menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  BI Banten Kick Off Beasiswa 2026, Kuota Melonjak Tembus 300 Mahasiswa

Untuk memperluas wawasan global siswa, perwakilan Tim SDGs Banten, Anita, mengajak generasi muda aktif mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), mulai dari isu kesetaraan, pendidikan, hingga tata kelola sumber daya sekolah yang berkelanjutan.

Pada sesi penutup, Eni Nuraeni dari Fakultas Saintek UIN SMH Banten memotivasi para siswa agar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan mendalami sains serta teknologi demi memajukan daerah asal mereka.

Kolaborasi dua hari ini membuktikan bahwa sinergi pentaheliks antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan semangat “Bersama Berkarya untuk Indonesia”.

Tim Redaksi