TANGERANG – Warga di sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, sempat dibuat heran sekaligus panik pada Minggu (2/5/2026).
Pasalnya, permukiman mereka tiba-tiba terendam genangan air usai hujan deras—fenomena yang sebelumnya tidak pernah terjadi di wilayah tersebut.
Kecurigaan muncul ketika genangan air di Jalan Rawa Kambing RT 02/RW 02 tak kunjung surut. Saat mencoba mengecek saluran air menggunakan batang kayu, warga merasakan adanya benda asing yang mengganjal di dalam pipa.
Tak ingin mengambil risiko, warga segera mendatangi pos Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug, BPBD Kota Tangerang, yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas UPT Damkar Ciledug langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Setelah berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan warga, petugas memutuskan untuk membongkar bagian saluran air yang tersumbat.
Warga dan petugas dibuat terkejut saat menemukan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter meringkuk di dalam saluran. Tubuh ular besar itulah yang menyumbat aliran air. Ketika posisi ular bergeser saat proses evakuasi, genangan air di permukiman pun mulai berangsur surut.
Petugas UPT Damkar Ciledug, Barasetio, menjelaskan bahwa proses evakuasi tidak berjalan mudah. Tim sempat mengalami kendala karena posisi ular yang terjepit di dalam saluran.
“Proses evakuasi sempat terkendala karena tubuh ular terhalang batang besi di dalam saluran. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membongkar saluran air setelah sebelumnya meminta persetujuan dari warga,” ujar Barasetio.
Salah seorang warga, Kamal, mengaku lega setelah penyebab genangan air akhirnya diketahui. Ia juga mengapresiasi kesigapan petugas dalam merespons laporan warga.
“Kami sempat bingung karena air tidak surut, padahal biasanya tidak seperti ini. Ternyata ada ular sanca berukuran besar di dalam saluran. Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dari petugas Damkar Ciledug,” kata Kamal.
Saat ini, ular sanca tersebut telah diamankan oleh petugas untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, jauh dari permukiman warga. Sementara itu, kondisi saluran air di kawasan tersebut kini telah kembali normal dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Tim Redaksi
