Beranda Hukum Ulama Banten Dukung Kejati Bongkar Sampai Akar Korupsi Hibah Ponpes

Ulama Banten Dukung Kejati Bongkar Sampai Akar Korupsi Hibah Ponpes

Sejumlah alim ulama di Banten mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Banten untuk memberikan dukungan Kejaksaan Tinggi Banten dalam membongkar kasus pemotongan dana hibah ponpes di Banten. (Foto: Ade/Bantennews.co.id)

SERANG – Menyikapi perkembangan situasi yang terjadi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, terkait adanya penanganan dugaan Korupsi Dana Hibah untuk pondok pesantren (ponpes) dari Pemprov Banten yang menggemparkan, membuat para ulama besar Banten turun gunung.

Perwakilan ulama di antaranya Abuya Muhtadi Dimyati, KH Embay Mulya Syarief, KH Matin Syarqowi, KH Sonhaji, KH Yusuf Mubarok, KH Sadeli, KH Munawar Halili, KH Asep Athoillah mendatangi kantor Kejati Banten. Turut hadir pula Uday Suhada, direktur eksekutif ALIPP, pelapor kasus tersebut.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Kejati (Kajati) Banten, Asep Nana Mulyana bersama jajaran pimpinan di Kejati Banten. Adapun hal yang disampaikan oleh para ulama antara lain menyatakan sikap bahwa tindak pidana korupsi adalah kejahatan kemanusiaan. Karenanya harus diperangi bersama.

Perkara korupsi pemotongan dana hibah harus dituntaskan oleh aparat penegak hukum tanpa tebang pilih, siapapun yang terlibat. Sehingga ke depan perhatian dari pemerintah terhadap pondok pesantren tersalurkan secara utuh, tanpa potongan dan manipulasi.

Mendukung sepenuhnya kepada Kajati dan jajarannya di Kejati Banten untuk mengambil langkah dan segera menindak para oknum yang terlibat. Turut menjamin bahwa Banten akan tetap kondusif ketika Kejati Banten menegakkan hukum.

Mengimbau kepada seluruh elemen pimpinan Pondok Pesantren dan masyarakat Banten agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya-upaya yang dilakukan oleh para oknum yang ingin mengadu domba, menebar fitnah. “Mari kita hormati dan dukung sepenuhnya pihak Kejati Banten dalam menangani perkara ini hingga tuntas,” ujar KH Embay Mulya Syarif melalui siaran tertulis.

Dalam kesempatan yang sama, Kajati Banten Asep Nana Mulyana yang didampingi Wakajati Ricardo Sitinjak dan AsIntel Adiyaksa Darma Yulianto, menyambut gembira kedatangan para ulama Banten.

“Saya berterima kasih atas support dan doa dari para Ulama Banten. Tadi Abuya Muhtadi Dimyati langsung yang memimpin doa untuk kami di Kejati, agar dikuatkan dan konsisten dalam menjalankan kewajiban kami, khususnya untuk memproses kasus dugaan korupsi dana hibah untuk pondok pesantren,” kata Asep Nana Mulyana di hadapan para awak media di halaman kantor Kejati Banten.

“Saya ingin tegaskan pula di sini bahwa kami menjamin tidak akan mengorbankan para Pimpinan Ponpes penerima dana hibah. Sebab mereka adalah pihak yang dikorbankan oleh segelintir oknum yang terlibat,” pungkas Kajati Asep.

(Dhe/Red)