
SERANG – Seorang warga Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, bernama Aris Munandar (34) nyaris tewas setelah dianiaya menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram oleh pelanggannya.
Dalam peristiwa tersebut, kepala korban dipukul keras berulang kali hingga terkapar bersimbah darah. Beruntung, nyawa korban masih dapat diselamatkan setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Pihak kepolisian menyebut, terduga pelaku bernama Jaenudin sempat melarikan diri hampir dua pekan setelah melakukan penganiayaan terhadap korban.
Pelaku akhirnya berhasil diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Pamarayan di tempat persembunyiannya di Desa Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (11/3/2026).
Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi mengatakan, peristiwa penganiayaan berat itu terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 16.40 WIB, di rumah pelaku yang berlokasi di Kampung Pakusaji, Desa Pringwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.
Menurut Yusuf, saat itu korban datang untuk mengantarkan 20 tabung gas LPG pesanan pelaku ke rumahnya. Setelah seluruh tabung diturunkan, korban duduk di teras rumah sambil menunggu pembayaran sebesar Rp400.000.
“Korban datang mengantarkan 20 tabung gas LPG yang sebelumnya dipesan pelaku,” kata Yusuf, Kamis (12/3/2026).
Namun, alih-alih membayar, pelaku justru tiba-tiba datang dari arah belakang dan langsung memukul kepala korban menggunakan tabung gas LPG.
“Pelaku memukul korban dari belakang menggunakan tabung gas sekitar 10 kali hingga korban terjatuh,” ungkapnya.
Korban sempat berusaha bangkit, tetapi pelaku kembali melakukan pemukulan hingga korban kembali tersungkur. Bahkan, penganiayaan masih berlanjut saat korban sudah tidak berdaya.
“Setelah korban jatuh, pelaku menutup kepala korban dengan karung lalu kembali memukul menggunakan tabung gas LPG tiga kilogram,” ujarnya.
Usai melakukan penganiayaan, pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban yang mengalami luka serius di bagian kepala.
Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Pamarayan untuk mengetahui motif pasti dari aksi penganiayaan tersebut.
“Motif penganiayaan masih kami dalami. Dugaan sementara pelaku kesal kepada korban,” pungkasnya.
Penulis: Rasyid
Editor: Usman Temposo