Beranda Peristiwa Tragis! 2 Bocah di Lebak Tewas Tenggelam di Area Proyek Sodetan Bendungan...

Tragis! 2 Bocah di Lebak Tewas Tenggelam di Area Proyek Sodetan Bendungan Karian

Korban yang meninggal dunia akibat tenggelam di area proyek sodetan saat berada di rumah duka. (Foto: Istimewa)

LEBAK – Dua bocah yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), warga Kampung Pasirmakam, Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di area proyek sodetan Bendungan Karian, Selasa (14/4/2026).

Kedua korban berinisial F (6) dan R (8). Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut terjadi saat keduanya tengah bermain di sekitar lokasi proyek dalam kondisi hujan. Diduga, korban terperosok ke dalam galian sodetan hingga akhirnya tenggelam.

Relawan BPBD Kecamatan Maja, Afif Sahro Afifi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kedua korban meninggal dunia setelah tenggelam di lokasi proyek.

“Benar, kedua bocah tersebut meninggal dunia setelah tenggelam di lokasi proyek sodetan saat sedang bermain,” ujar Afif kepada awak media, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, lokasi kejadian merupakan bagian dari proyek sodetan Bendungan Karian yang direncanakan untuk mengaliri wilayah Tangerang.

“Kedua korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Koordinasi Kumala, Rohimin, mengecam keras insiden tersebut. Ia menilai kejadian ini sebagai bentuk kelalaian dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek yang berada di bawah naungan BBWSC Banten.

“Kami mengecam BBWSC Banten atas tragedi meninggalnya dua bocah di area proyek sodetan. Kami juga mempertanyakan penerapan K3. Seharusnya ada pengamanan yang jelas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegas Rohimin.

Menurutnya, proyek infrastruktur wajib dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai, seperti pembatas area berbahaya, pengawasan ketat, serta rambu peringatan, terlebih jika berada di dekat permukiman warga.

“Ini menjadi perhatian serius. Kami menduga ada kelalaian dari aspek keselamatan proyek. Kami meminta BBWSC segera memberikan klarifikasi kepada masyarakat, khususnya kepada keluarga korban,” pungkasnya.

Baca Juga :  Hujan Deras, Banjir Menerjang Padarincang

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo