
CILEGON – Kebakaran melanda satu unit trafo berkapasitas 500 kilo volt milik PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon yang berlokasi di Jalan Pabuaran Nomor 86, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (16/12/2025) malam.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon sekitar pukul 20.45 WIB. Sementara, kebakaran diduga mulai terjadi sekitar pukul 20.36 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Achmad Jubaedi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel dan armada pemadam setelah menerima laporan dari pelapor atas nama Hundusin, yang merupakan manajer ULTG PT Indonesia Power.
“Objek yang terbakar adalah satu unit trafo 500 kilo volt milik PT PLN Persero UPT Cilegon. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Achmad Jubaedi dalam laporan resminya.
Untuk proses pemadaman, DPKP Kota Cilegon mengerahkan lima unit pompa pemadam dengan total sekitar 45 personel pemadam kebakaran dan penyelamatan yang terdiri dari dua regu piket. Armada yang dikerahkan berasal dari Mako Damkar, Pos Damkar Merak, Pos Damkar Purwakarta, dan Pos Damkar Citangkil.
“Capaian waktu respons pemadam sekitar tujuh menit sejak laporan diterima dari Mako Damkar,” ujarnya.
Sumber air yang digunakan dalam proses pemadaman berasal dari hidran milik PT PLN Persero UPT Cilegon. Hingga laporan akhir disampaikan, petugas masih melakukan proses pendinginan (cooling) untuk memastikan tidak terjadi kebakaran susulan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Kota Cilegon juga berkoordinasi dengan Pam Obvit Polres Cilegon, Kodim Cilegon, Damkar KSP, relawan kebakaran (Redkar), serta Pramuka Peduli.
Terkait penyebab kebakaran dan nilai kerugian, pihak PLN menyatakan masih melakukan kajian dan investigasi internal bersama pihak terkait.
“Untuk kronologi dan estimasi kerugian masih dalam proses investigasi oleh tim PLN,” kata Achmad.
Pihak berwenang memastikan situasi di lokasi kejadian telah terkendali dan aman, serta tidak menimbulkan dampak korban jiwa.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin