Beranda Berita Premiun Toleransi Dimulai dari Meja Makan Keluarga

Toleransi Dimulai dari Meja Makan Keluarga

Ilustrasi Visual - (Foto Dok. BantenNews.co.id)

SERANG – Di Banten, semangat toleransi tidak hanya dibicarakan di mimbar, tapi dibangun dari ruang-ruang paling sederhana: meja makan keluarga. Demikian disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. Dia percaya bahwa peran ibu sangat besar dalam menanamkan rasa saling menghormati sejak anak masih kecil.

“Kalau di rumah sudah terbiasa menghargai perbedaan, di luar rumah anak akan otomatis melakukannya,” ujarnya sambil tersenyum, usai berbincang santai dengan Forum Perempuan Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) di Serang, Kamis (7/8/2025).

Bagi Tinawati, toleransi bukan sekadar tidak bertengkar, tetapi saling memegang erat keutuhan antarumat beragama. “Kita tidak perlu mengkotak-kotakkan apapun agamanya, apapun rasnya. Kita semua warga Banten,” katanya.

FPKUB sendiri adalah komunitas perempuan lintas agama yang baru terbentuk di Provinsi Banten satu-satunya di Indonesia. Ketua FPKUB Banten, Eti Fatiroh, menuturkan bahwa anggotanya berasal dari semua agama yang diakui pemerintah, dan rencananya akan dibentuk juga di setiap kabupaten/kota.

“Kami ingin membawa pesan toleransi ini sampai ke dapur-dapur rumah tangga. Karena di situlah anak-anak pertama kali belajar menghargai,” ujar Eti.

Desember mendatang, TP PKK dan FPKUB berencana menggelar kegiatan sosial menyambut Hari Ibu, mengajak perempuan Banten untuk menyalakan api toleransi dari rumah masing-masing. Bagi mereka, harmoni bukan hasil seremoni, tapi buah dari kebiasaan baik yang terus dipupuk setiap hari.

Tim Redaksi