Beranda Pariwisata Tips Agar Kendaraan Tidak Mogok di Tengah Perjalanan Liburan

Tips Agar Kendaraan Tidak Mogok di Tengah Perjalanan Liburan

Ilustrasi - Foto istimewa

LIBURAN bersama keluarga atau teman seharusnya menjadi momen menyenangkan. Namun, perjalanan bisa berubah menjadi mimpi buruk jika kendaraan mogok di tengah jalan, terlebih saat jalur wisata padat atau jauh dari bengkel. Agar perjalanan tetap aman dan lancar, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan sebelum dan selama liburan.

Persiapan kendaraan sebelum berangkat

Langkah paling dasar adalah memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Servis ringan sangat disarankan, terutama bagi kendaraan yang jarang dipakai perjalanan jauh. Pemeriksaan mesin, sistem pengapian, hingga respons gas perlu dilakukan untuk mencegah gangguan teknis di jalan.

Periksa oli dan cairan pendukung

Oli mesin berfungsi menjaga komponen tetap bekerja optimal. Oli yang kotor atau volumenya kurang dapat menyebabkan mesin cepat panas. Selain oli, pastikan air radiator, minyak rem, dan cairan wiper berada pada level yang aman sebelum kendaraan digunakan.

Pastikan aki dalam kondisi baik

Aki yang sudah melemah sering menjadi penyebab kendaraan mogok mendadak. Jika starter terasa berat atau lampu redup, sebaiknya segera ganti aki. Terminal aki juga harus bersih agar arus listrik tetap stabil.

Perhatikan sistem pendingin mesin

Kemacetan panjang saat liburan berpotensi membuat mesin mengalami overheat. Pastikan radiator, kipas pendingin, dan selang air tidak bocor dan berfungsi normal. Air radiator yang cukup sangat penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.

Kondisi ban wajib dicek

Tekanan angin ban harus sesuai standar, termasuk ban cadangan. Ban yang aus atau kurang angin berisiko pecah di perjalanan dan dapat menghambat aktivitas liburan.

Jangan menunda isi bahan bakar

Hindari menunggu indikator bensin hampir habis, terutama saat melintasi jalur wisata yang minim SPBU. Mengisi bahan bakar sebelum memasuki jalur padat akan mengurangi risiko mogok akibat kehabisan bensin.

Baca Juga :  Peduli Kawasan Wisata Relawan di Carita Lakukan Bersih-bersih Sampah

Rem dan lampu harus optimal

Rem yang pakem dan lampu yang berfungsi baik sangat penting untuk keselamatan. Lampu utama, sein, dan lampu rem wajib dicek, terutama jika perjalanan dilakukan pada malam hari atau saat cuaca kurang bersahabat.

Hindari memaksakan kendaraan

Muatan berlebih dan gaya berkendara agresif dapat memperberat kerja mesin. Jika indikator peringatan menyala atau mesin terasa tidak normal, sebaiknya segera berhenti dan periksa kondisi kendaraan.

Siapkan perlengkapan darurat

Perlengkapan seperti dongkrak, kunci roda, kabel jumper aki, serta air radiator cadangan perlu dibawa. Menyimpan nomor bengkel terdekat atau layanan derek juga bisa menjadi solusi darurat.

Istirahat berkala selama perjalanan

Tidak hanya pengemudi yang butuh istirahat, kendaraan pun memerlukan jeda. Berhenti sejenak di rest area membantu menurunkan suhu mesin dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Dengan persiapan dan kewaspadaan yang tepat, risiko kendaraan mogok di tengah perjalanan liburan dapat diminimalkan. Perjalanan pun menjadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan hingga sampai ke tujuan.

Tim Redaksi