Beranda Kesehatan Tingkatkan Cakupan Vaksinasi Kabupaten Serang, BIN Door to Door Vaksinasi

Tingkatkan Cakupan Vaksinasi Kabupaten Serang, BIN Door to Door Vaksinasi

SERANG – Ribuan warga Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Badan Intelejen Negara (BIN) Banten pada Selasa (23/11/2021).

Vaksinasi massal menggunakan vaksin sinovac itu digelar di dua kecamatan di Kabupaten Serang yakni di Kecamatan Padarincang dan Kecamatan Lebakwangi. Program tersebut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang dengan target masing-masing kecamatan sebanyak 2.000 orang.

Dalam kegiatan vaksinasi tersebut bukan hanya terpusat melainkan para petugas vaksin juga berjalan kaki memberikan layanan vaksinasi dari rumah ke rumah warga yang kesulitan untuk mendatangi gerai vaksin.

Kabinda Banten Brigjen TNI Cahyono Cahaya Angkasa mengungkapkan, vaksinasi tersebut merupakan bentuk komitmen BIN mempercepat program vaksinasi dalam mencapai kekebalan komunal atau herd immunity pada akhir 2021.

“Dalam situasi pandemi seperti saat ini BIN ikut turun tangan mempercepat vaksinasi, guna memutus rantai Covid-19. Hal ini juga sesuai target pemerintah untuk mencapai herd immunity 70 persen,” kata Brigjen TNI Cahyono Cahaya Angkasa.

Kemudian, Camat Padarincang Raden Galih mengingatkan para peserta vaksin, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan meskipun telah mendapatkan vaksinasi.

“Ingat vaksin bukan untuk mengobati, tapi untuk mencegah. Tetap jalankan protokol kesehatan meski sudah divaksin. Karena disiplin menjalankan protokol kesehatan merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Raden Galih.

Warga Desa Padarincang Mas’amah mengaku senang dengan vaksinasi door to door ini sebab mereka tak perlu jauh-jauh datang ke Puskesmas dan mengantre untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Ya senang bisa divaksin di rumah, jadi tidak perlu ngantre, terimakasih kepada Pemerintah dan BIN semoga dengan pada divaksin warga masyarakat, kita bisa hidup normal, tidak seperti sekarang mau usaha ke kota takut,” ucap Mas’amah. (Nin/Red)