Beranda Peristiwa Tim Akan Perluas Area Pencarian Jurnalis di Hari Keempat 

Tim Akan Perluas Area Pencarian Jurnalis di Hari Keempat 

Konferensi pers pencarian jurnalis dan kru kapal yang hilang di perairan Selat Sunda.

PANDEGLANG – Tim SAR gabungan membuka kemungkinan memperluas area pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Perluasan wilayah pencarian menjadi salah satu kemungkinan yang akan dipertimbangkan dalam operasi hari keempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan keputusan mengenai wilayah pencarian baru akan ditentukan setelah seluruh unsur SAR melakukan evaluasi operasi hari ketiga. Tim kemudian menyusun rencana operasi berdasarkan kondisi lapangan.

“Seperti yang kami sampaikan tadi setiap hari dengan sistem operasi sar yang kami lakukan semua unsur yang terlibat setelah tim ini tiba di posko masing masing kami akan mengevaluasi semua baru menyusun rencana operasi SAR untuk besok baru kami update ke rekan rekan semua,” kata Al Amrad dalam konferensi pers, Kamis, (10/9/2026).

Menurut Al Amrad, area pencarian ditentukan menggunakan SAR map yang memperhitungkan pergerakan arus, angin, dan gelombang. Perubahan kondisi ketiga faktor tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan wilayah pencarian berikutnya.

“Semua search area yang kami buat itu berdasarkan SAR map yang berdasarkan arus, angin dan gelombang di lapangan,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pencarian diperluas hingga Samudera Hindia, Al Amrad mengatakan seluruh kemungkinan tetap terbuka. Tim SAR akan menentukan lokasi pencarian yang dinilai paling optimal berdasarkan hasil evaluasi.

“Semua memungkinkan kami selalu berpikir di mana secara optimal,” kata dia.

Sementara itu, Kapal Tim KAL Anyer menemukan sebuah life jacket berwarna oranye dan pelampung tabung di perairan Anyer. Temuan tersebut belum dipastikan berkaitan dengan delapan orang yang dicari.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan tim masih menunggu hasil identifikasi terhadap kedua benda tersebut sebelum menjadikannya sebagai petunjuk pencarian.

Baca Juga :  Abu Vulkanik GAK Mulai Guyur Serang, Warga Diminta Pakai Masker dan Kacamata

“Untuk (temuan apakah jadi) petunjuk lokasi korban sampai saat ini kita akan menunggu hasil identifikasi apabila itu benar ada petunjuk untuk keberadaan korban tapi jika bukan kita tentu tidak bisa menjudgment itu adalah petunjuk,” kata Wawan.

Menurut Wawan, untuk operasi pencarian hari keempat, TNI AL akan kembali berkoordinasi dengan Basarnas dan unsur terkait setelah dilakukan evaluasi secara keseluruhan.

“Untuk besok kita akan tetap berkoordinasi dengan rekan Basarnas maupun pihak lain setelah dilakukan evaluasi secara keseluruhan. untuk detail proses identifikasi akan dilakukan apa dan bagaimana dari tim yang ada di posko maupun rekan basarna dan polri yang akan,” ujarnya.

Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Wahyudin