TANGSEL – Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, arus mudik mulai memadati sejumlah titik keberangkatan, termasuk terminal bayangan di Ciputat, Tangerang Selatan. Tiket bus menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur dilaporkan nyaris habis, disertai lonjakan tarif yang signifikan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas keberangkatan sudah meningkat sejak akhir pekan lalu. Lonjakan jumlah penumpang terus terjadi hingga pertengahan pekan ini.
Salah satu agen perusahaan otobus, Dadang (50), mengungkapkan sebagian besar tiket telah terjual.
“Sejak Jumat sudah ramai. Sekarang sekitar 95 persen tiket sudah habis,” ujarnya saat ditemui, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, rute menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi tujuan utama para pemudik.
“Paling banyak tujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tiket sudah habis, kecuali kalau nanti ada tambahan armada,” katanya.
Hal senada disampaikan Wawan (44), agen bus Agra Mas. Ia menyebut harga tiket mengalami kenaikan cukup tajam dibanding hari biasa.
“Kalau harga jelas naik. Biasanya sekitar Rp300 ribu sampai Rp400 ribu, sekarang bisa Rp450 ribu sampai Rp600 ribu. Tiket juga sudah habis,” ujarnya.
Sementara itu, Yuyun (55), warga Serua Indah, Tangerang Selatan, mengaku baru bisa mudik karena menyesuaikan jadwal libur kerja. Ia berencana pulang ke Solo.
“Saya baru mudik sekarang karena baru libur. Mau berangkat kemarin atau sekarang, tetap saja macet,” kata Yuyun.
Ia mengaku telah memesan tiket sejak dua pekan sebelumnya.
“Harganya memang tinggi, tapi mau bagaimana lagi,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan Hanif (33), warga Cempaka Putih. Ia mengatakan telah membeli tiket jauh hari untuk menghindari kehabisan.
“Tiket sudah saya pesan dari lama. Harganya sekitar dua kali lipat dari hari biasa,” ujarnya.
Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo
