Beranda Pemerintahan Tersedot Covid-19, Pemkab Pandeglang Tak Akan Tambah Anggaran Pilkada 2020

Tersedot Covid-19, Pemkab Pandeglang Tak Akan Tambah Anggaran Pilkada 2020

Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban

PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengaku sudah siap untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengungkapkan Pandeglang pada dasarnya siap melaksanakan pelaksanaan Pilkada serentak. Namun Pemkab Pandeglang tidak akan memberikan tambahan anggaran untuk perayaan pesta demokrasi 5 tahunan itu.

“Intinya kami siap namun dalam kondisi Covid-19 ini kami tidak lagi dapat memberikan tambahan anggaran karena anggaran yang ada sudah tersedot untuk kegiatan sosial masyarakat,” ujar Tanto usai Rapat Koordinsi (Rakor) Pilkada Serentak Tahun 2020 secara virtual dengan seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia di Ruang Pintar, Jumat (5/6/2020).

Dikatakan Tanto, dalam Rakor dibahas agar dana untuk tahapan pilkada harus disalurkan kepada penyelenggara minimal di angka 40 persen. “Saat ini anggaran yang disalurkan untuk tahapan baik untuk KPU maupun Bawaslu mencapai kurang lebih 43%,” ujarnya.

Menurut Tanto, dimasa Pandemi Covid-19 19 kebutuhan anggaran pelaksanaan Pilkada untuk KPU sebesar 25 miliar, anggaran itu sudah termasuk untuk pengadaan APD dan anggaran penambahan TPS.

“Semua daerah se-Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada tidak dapat memberikan penambahan lagi karena kondisi fiskal yang terbagi untuk sosial masyarakat, kami harap KPU juga melakukan refocusing, mudah-mudahan bisa mencukupi,” ucapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Pandeglang, Ahmadi menyampaikan, dengan tidak ditambahnya anggaran KPU akan melakukan penghitungan ulang untuk biaya Pilkada. Namun ia belum bisa memastikan berapa nilai yang dibutuhkan.

“Ya, kita tentu evaluasi anggaran sambil menunggu arahan pusat, mudah-mudahan dana untuk pengadaan APD dan protokol kesehatan dari APBN. Masih kami hitung,” tutupnya.

(Med/Red)