Beranda Komunitas Terpilih Aklamasi, Agus Nizar Vidiansyah Nakhodai Puwnten

Terpilih Aklamasi, Agus Nizar Vidiansyah Nakhodai Puwnten

Tb Farich Nahril menyerahkan bendera pataka Puwnten kepada Ketua Umum DPP Puwnten Agus Nizar Vidiansyah disaksikan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. (Ist)

CILEGON – Agus Nizar Vidiansyah secara aklamasi terpilih sebagai nakhoda baru pada kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Warga Banten (Puwnten). Hal itu terungkap dalam giat silaturahmi Puwnten di salah satu hotel di Kota Cilegon, Sabtu (18/6/2022).

“Kami sih setelah mendapat amanah ini, namanya yang muda ya mengikuti petunjuk orang tua. Apalagi Puwnten ini kan punya sejarah panjang, bahkan lebih tua dari Provinsi Banten itu sendiri,” ujar Agus Nizar Vidiansyah dalam keterangannya.

Direktur Utama PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) ini resmi menggantikan kepemimpinan Ketua Umum DPP Puwnten sebelumnya Tb Farich Nahril. Menurut Vidi, sapaan akrabnya sebagai wadah organisasi yang matang, eksistensi Puwnten harus terus berlanjut supaya seluruh potensi di Banten dapat teraktualisasi menjadi kesejahteraan masyarakat Banten.

“Sesuai dengan arahan dari kepemimpinan terdahulu, Puwnten harus segera memperbaiki konsolidasi organisasi dari sejak Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kepengurusan, hingga ke seluruh DPD se-Indonesia. Termasuk menggelar tasyakuran supaya kita memulai lagi kiprah Puwnten di Provinsi Banten,” terang Vidi.

Di tempat yang sama, Tb Farich Nahril mengatakan, selain membenahi administrasi, kepengurusan Puwnten yang baru harus mampu lebih memperluas eksistensi organisasi ke lebih banyak wilayah di Indonesia.

“(Keberadaan Puwnten-red) yang sudah ada kan baru Banten, Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Kepri. Semoga bisa dikembangkan ke daerah lain karena banyak orang Banten dimana-mana. Dengan harapan, masing-masing daerah itu bisa maju dan sejahtera, dibantu masyarakat Banten,” katanya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Pj Gubernur Banten, Al Muktabar membenarkan lamanya eksistensi Puwnten dan kiprahnya selama ini bagi Pemprov Banten.

“Saya adalah bagian dari itu, sejak 2003. Saya baru tahu kalau ternyata sampai sekarang saya masih tercatat sebagai kepengurusan. Nah dengan kepengurusan yang baru, tentu harapannya (kepada Puwnten) paling tidak menjadi sosial kontrol publik. Kalau tadi kita lihat agenda kerjanya ada MoU digitalisasi berbagai hal, tentu ini akan sangat berkontribusi bagi pemerintahan Provinsi Banten. Tentu saya sangat mengapresiasi itu,” kata Al Muktabar.

(dev/red)