Beranda Pemerintahan Teror Pandemi Covid-19, Pemkot Tangerang Gelar Musrenbang Via Video Conference

Teror Pandemi Covid-19, Pemkot Tangerang Gelar Musrenbang Via Video Conference

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021 secara virtual dengan memanfaatkan Aplikasi Zoom Cloud Meeting.

KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021 secara virtual dengan memanfaatkan Aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Musrenbang yang biasanya dilakukan di aula besar, kini dilakukan secara virtual, narasumber dan peserta musrenbang hanya memantau video dengan sistem dua arah seperti video conference. Ini dikarenakan virus Corona atau Covid-19 masih meneror wilayah setempat.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menegaskan rencana pembangunan di Kota Tangerang tahun 2021 menitik beratkan pada tiga prioritas. Antara lain, peningkatan daya saing sumber daya manusia, peningkatan daya saing infrastruktur perkotaan, serta peningkatan daya saing ekonomi daerah.

Arief juga memaparkan, capaian pembangunan yang diraih pada tahun sebelumnya, tentu saja belum menjawab secara tuntas permasalahan masyarakat yang bergerak dinamis.

“Untuk itu saya berharap seluruh program yang direncanakan di 2021 agar diarahkan pada kebutuhan masyarakat berdasarkan skala prioritas,” tutur Walikota yang memimpin Musrenbang lewat video conference di Tangerang LIVE Room, Senin (6/4/2020).

Arief menilai skala prioritas Kota Tangerang saat ini ialah bagaimana mampu merecovery dirinya dari wabah corona.

“Utamanya adalah warga yang terdampak corona yang harus benar-benar dibantu dan difasilitasi, dengan kita siapkan pembangunan dari sisi sosial, ekonomi, dan fisik baik yang sifatnya makro maupun mikro,” terangnya.

“Kita berdoa dan berusaha bersama agar wabah ini bisa segera berakhir, semoga program kegiatan yang kita diskusikan bisa memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutup Arief.

(Tra/Ren/Red)