LEBAK – Terminal Mandala Lebak mengimbau seluruh sopir angkutan umum tak menaikkan tarif angkutan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Kepala Terminal Mandala Lebak, Muksin mengatakan, praktik getok harga dinilai berpotensi menimbulkan kerugian dan berpengaruh kepada citra pelayanan transportasi umum.
“Kepada seluruh sopir yang bekerja pada PO busnya masing-masing, agar selalu mematuhi tarif resmi yang telah ditetapkan oleh Dinas Perhubungan,” kata Muksin saat dihubungi, Selasa (16/12/2025).
Ia mengungkapkan, pihaknya tidak akan mentolerir sopir yang bandel dengan menaikkan tarif secara sepihak.
“Kami tegaskan kepada seluruh sopir agar tidak ada yang menaikkan harga tarif. Tarif sudah ada aturannya dan harus dipatuhi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengawasan terhadap angkutan umum serta sopir akan kami perketat selama masa libur Nataru. Jika nanti ditemukan pelanggaran, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada sopir dan PO nya.
“Sanksinya jelas, mulai dari teguran keras sampai pemecatan. Bahkan bisa dilakukan pemutusan trayek angkutan jika pelanggaran dilakukan secara berulang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, agar semua sopir bisa memahami dengan aturan tarif yang sudah ditentukan.
“Ini adalah bagian dari pelayanan publik. Jadi kita akan berikan kenyamanan bagi para penumpang, jangan sampai ada penumpang yang dirugikan karena adanya kenaikan tarif,” ucapnya.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
