Beranda Bisnis Terkait Salar dan Pungli di Pasar Kalodran, Ini Kata Walikota Serang

Terkait Salar dan Pungli di Pasar Kalodran, Ini Kata Walikota Serang

255
0
Walikota Serang Syafrudin.

 

SERANG – Walikota Serang Syadrudin menyatakan pihaknya bersama OPD terkait akan menelusuri soal pungli Rp 300.000 dan uang salar di Pasar Kalodran. Ia meminta Disperindagkop Kota Serang dan instansi terkait maksimal mengutamakan pelayanan yang baik kepada para pedagang.

“Saya ke Disperidakop ini kaitanya dengan pemberitaan pungli di Pasar Kalodran sebesar 300 ribu rupiah. Ternyata dari Disperindakop, kepala pasar, kabid, kadis ini di luar keinginan dinas. Artinya itu bukan keinginan dinas tapi dari oknum. InsaAllah setelah saya sidak ke sini, Pak Kadis dan jajaranya akan meneliti mengenai pungutan itu. Hari ini langsung ditindaklanjuti,” ujarnya usai sidak ke Disperidakop Kota Serang, Rabu (15/1/2020).

Ia meminta OPD terkait bisa persuasif dalam melaksanakan program Pemkot Serang. Menurutnya OPD pemkot Serang harus responsif dalam menerima laporan dan keluhan dari masyarakat. “Sementara ini kami ingin perrsuasif dulu , gak perlu dibawa ke jalur hukum. Karena kami juga belum jelas pungutan ini seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Serang Yoyo Wicaksono mengatakan pihaknya siap mengutamakan kebutuhan para pedagang di Pasar Kalodran. Ia bersama petugas terkait akan menelusuri terkait oknum yang malak ke pedagang.

“Kalau petugas pasar, saya pikir berkaitan dengan tugasnya seperti salar yah tiap hari. Tugasnya hanya ngontrol saja, selama para pedagang berjualannya tidak setiap hari jadi tidak dipungut salar dulu. Sesuai dengan arahan Pak Wali, fasilitas yang diberikan. Para pedagang nanti diberikan kompennsasi sekitar satu minggu atau dua minggu sampai dia stabil jualan. Jadi nanti kalau ada petugas mantri pasar yang ke sana tugasnya hanya mendata saja, ngontrol melihat situasi,” ucapnya. (Dhe/Red)