Beranda Bisnis Terapkan Protokol Kesehatan, Kafe Ini Jadi Tempat Nongkrong yang Asik  

Terapkan Protokol Kesehatan, Kafe Ini Jadi Tempat Nongkrong yang Asik  

SERANG – Jenuh dengan tempat nongkrong di pusat Kota Serang, kali ini ada alternatif cafe yang asik untuk dikunjungi para muda-mudi Kota Serang saat pandemik. Coba deh berkunjung ke Cafe #89 yang terletak di Kampung Salinggara, Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten.

Di tengah pandemik yang membosankan, Cafe ini jadi salah satu obat kejenuhan bagi warga Kota Serang.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, cafe ini mencoba memutus penyebaran virus Corona. Mulai dari tempat duduk yang menerapkan konsep protokol Covid-19, juga lanskap alam terbuka memungkinkan sirkulasi udara yang terbuka. Pengunjung juga diwajibkan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Nongkrong di tempat ini menyajikan alam terbuka yang dikelilingi ribuan pohon. Untuk itu cafe dengan luas 1.800 meter persegi ini cocok dikunjungi, terutama pelari dan pesepeda.

Sejenak berekreasi usai mengelilingi daerah perbukitan Sayar, sehingga dapat mengurangi stres akibat dampak Covid-19.

Rahmatullah pengelola Cafe # 89 sengaja mendirikan tempat nongki ini jauh dari hiruk pikuk pusat Kota Serang. Ia ingin menyajikan tempat nongki yang bernuansa alam terbuka sehingga aman dari polusi kendaraan bermotor.

“Tadinya tempat ini hanya dijadikan vila pribadi saja, cuma karena banyak permintaan teman agar dibuka untuk umum, akhirnya saya buka untuk umum,” ucapnya.

Untuk sampai ke cafe ini, kurang lebih 10 kilometer dari Alun-alun Kota Serang, para pengunjung hanya bisa menikmati pada hari-hari weekend aja. Cafe ini beroperasi tiga hari dalam seminggu. Pada Jumat buka mulai jam tiga sore hingga jam sembilan malam, Sabtu mulai buka jam delapan pagi hingga jam sembilan malam dan Minggunya buka jam delapan pagi hingga jam delapan malam.

“Sengaja buka weekend karena sementara cafe ini segmentasinya untuk rekreasi mengisi hari weekend aja. Jadi keluarga juga bisa lah diajak ke sini, jadi gak hanya anak muda yang bisa nikmati,” ucapnya.

Untuk menu makanan, cafe yang sering jadi lintasan favorit para pesepeda dan pelari maupun olahraga otomotif ini baru menyajikan makanan dan minuman ringan saja. Cafe ini belum banyak menyajikan makanan berat. Cafe ini menyajikan beberapa cemilan seperti roti bakar, pisang goreng, kentang goreng dan sosis goreng. Kemudian untuk minuman seperti kopi, coklat panas dan minuman es juga tersedia.

“Masih kami kembangkan lah, karena kafe ini juga baru beroperasi tiga bulan. Jadi yah, banyak tahapan yang masih diperbaiki untuk ke depannya. Sehingga kafe ini jadi potensi baru wisata kuliner di Kota Serang yang bernuansa alam terbuka. Jadi gak perlu jauh ke Bogor atau Bandung,” ujarnya.

Rahmat menyarankan masa pandemik ini para pengunjung agar menerapkan protokol Covid-19. Karena pemerintah daerah sendiri telah menegaskan bahwa protokol kesehatan yang harus digalakan.” Makanya saya juga sedang membuat spot baru agar para pengunjung tidak numplek di satu tempat sehingga tidak terlalu berhimpitan lah,” ucapnya. (Dhe/Red/SG)