Suara tawa anak-anak bersahutan di tengah percikan air Binuang Waterpark, Kabupaten Serang, Selasa (24/3/2026).
Di bawah terik matahari, mereka berlarian dari satu wahana ke wahana lain, sementara orang tua duduk santai di tepi kolam, mengawasi dengan senyum yang tak lepas.
Libur Lebaran tahun ini tidak selalu tentang perjalanan jauh. Di Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, ribuan keluarga memilih cara sederhana: berkumpul, bermain air, dan menikmati waktu bersama.
Sejak awal pekan, kawasan ini dipadati pengunjung. Kendaraan berjejer di area parkir, sementara antrean tiket terus bergerak. Namun begitu masuk, suasana berubah menjadi lebih cair penuh tawa dan keceriaan.
Di kolam utama, anak-anak menaiki miniatur kapal bajak laut yang menjadi ikon waterpark ini. Mereka meluncur dari perosotan, lalu kembali naik tanpa lelah. Di sisi lain, kolam arus dipenuhi pengunjung yang ingin bersantai mengikuti aliran air.
Tasya, warga Maja, yang datang bersama keluarganya, mengaku, tidak mencari tempat mewah untuk liburan, cukup tempat yang membuat anak-anaknya bahagia.
“Yang penting bisa kumpul. Anak-anak senang, itu sudah cukup,” katanya.
Ia mengaku, sudah beberapa kali datang ke sini dalam dua tahun terakhir. Selain dekat dari rumah, harga tiket yang terjangkau membuatnya tidak perlu berpikir panjang.
Dengan Rp25 ribu saat libur Lebaran, pengunjung sudah bisa menikmati hampir seluruh wahana. Bagi banyak keluarga, angka itu terasa masuk akal di tengah kebutuhan Lebaran yang meningkat.
Di sudut lain, Hansyah, warga Kasemen, duduk sambil memperhatikan anaknya bermain. Sesekali ia mengabadikan momen lewat ponsel.
“Tidak perlu jauh-jauh. Di sini sudah cukup, murah dan nyaman,” ujarnya.
Binuang Waterpark memang tidak menawarkan kemewahan seperti destinasi besar. Namun, justru di situlah daya tariknya. Tempat ini menghadirkan ruang bagi keluarga untuk menikmati waktu bersama tanpa tekanan biaya.
Selain wahana air, pengunjung juga memanfaatkan berbagai spot foto. Miniatur Menara Eiffel, patung dinosaurus, hingga ornamen goa jadi latar favorit untuk mengabadikan momen Lebaran.
Di area lain, beberapa keluarga memilih duduk di saung sambil menikmati bekal atau membeli makanan dari pedagang sekitar. Suasana terasa akrab, seperti halaman rumah yang diperluas, bukan sekadar tempat wisata.
Fasilitas seperti musala, toilet, hingga hiburan musik ikut melengkapi pengalaman pengunjung. Semua tersusun sederhana, namun cukup untuk membuat orang betah berlama-lama.
Di tengah tren liburan mahal dan perjalanan jauh, Binuang Waterpark menghadirkan pilihan berbeda. Tempat ini mengingatkan bahwa kebahagiaan saat Lebaran tidak selalu soal destinasi, tetapi tentang siapa yang kita ajak berbagi waktu.
Di kolam yang riuh oleh tawa itu, Lebaran terasa utuh, hangat, dekat, dan penuh kebersamaan.
Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
