Beranda Bisnis Tarik Investor, Tanjung Lesung Tourism Business Digelar

Tarik Investor, Tanjung Lesung Tourism Business Digelar

570
0
Suasana forum bisnis bertajuk ‘Tanjung Lesung Tourism Business Forum’ - foto istimewa Humas Pemkab Pandeglang

PANDEGLANG – Dalam rangka meningkatkan investasi di sektor pariwisata terutama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama PT Banten West Java (BWJ) menggelar forum bisnis bertajuk ‘Tanjung Lesung Tourism Business Forum’ yang dihadiri oleh para pengusaha dan Stakehokder sektor pariwisata tingkat nasional yang digelar di Menara Batavia Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Forum bisnis yang bertajuk “Tanjung lesung Tourism Business mengangkat tema Opportunities at sunset of java” dengan narasumber Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin, Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan dan Pengelolaan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Bambang Wijanarko, Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi Kementerian Pariwisata Henky H.P Manurung, Kasubdit Perencanaan dan Pemprograman Direktorat Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Roi Santoso dan President Direktur PT. BWJ Poernomo Siswoprasetijo.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan Pemkab Pandeglang telah membuat kebijakan yang mempermudah investor untuk berinvestasi masuk di Kabupaten Pandeglang. Khususnya terkait regulasi.



Menurut Pery pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Banten dalam pengembangannya. “Kita sudah membuat desainya dan regulasinya juga sudah jelas,” kata Pery melalui siaran tertulis.

Ia menambahkan regulasi yang dimaksud yaitu rencana tata ruang atau wilayah (RTRW) melalui Perda yang sudah ditetapkan untuk zona kawasan Tanjung Lesung.

“Jadi para investor dan masyarakat tidak usah khawatir untuk berinvestasi dan berkunjung ke Tanjung Lesung, Pandeglang sudah aman”, terangnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan Pemkab Pandeglang juga sudah menyiapkan beberapa sarana dan prasarana pendukung.

“Kami sudah membuat sistem kebencanaan yang sudah terintegrasi dengan sistem IT dan saat ini telah di bangun kawasan evakuasi. Untuk kemudahan inventasi bagi calon investor, diantaranya pelayanan satu atap untuk urusan perizinan, kita sudah punya Ruang Pintar,” imbuhnya.

(Red)