Beranda Pemerintahan Target RPJMD Dikejar, Kinerja dan Sinergitas OPD Cilegon Digenjot

Target RPJMD Dikejar, Kinerja dan Sinergitas OPD Cilegon Digenjot

Walikota Cilegon, Edi Ariadi tengah menyampaikan pengarahan di Forum OPD Dishub. (Gilang)

CILEGON – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Cilegon dalam sepekan ini intens menggelar forum diskusi. Beberapa di antaranya sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR).

Walikota Cilegon, Edi Ariadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk mengejar ketertinggalan sejumlah program kerja OPD, terlebih yang terkait dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Ya masih banyak kekurangannya, tapi kan harus terus ditingkatkan. Kalau bicara JLU (Jalan Lingar Utara), saya juga masih sedih karena pembebasan lahan juga belum apalagi konstruksinya. Soal SDM, masih ada sekolah mantap, tapi belum mantap bener. Belum lagi soal rumah sakit tipe D, targetnya dua (di RPJMD) tapi bisanya satu,” ujarnya ditemui di Forum OPD yang dihelat Dishub Cilegon, Kamis (12/3/2020).

Kendati demikian, kata Edi, pihaknya cukup berbesar hati bila capaian tersebut dilihat dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) daerah 2019 lalu. Untuk mengejar ketertinggalan itu menurutnya perlu ada sinergitas antara OPD dengan mengabaikan ego sektoral.

“Tapi kan di LKPJ, kinerja kita sudah hampir di 80 persen. Berarti kan yang tersisa 20 persen, pasti itu seperti JLU ya, pekerjaan-pekerjaan yang on going process, atau pelabuhan (Warnasari) yang mega proyek, yang ngga bisa langsung selesai. Mudah-mudahan di 2021, bisalah 90 persen kalau kita dengan percepatan ini,” katanya.

Di bagian lain Kepala DPU-TR Cilegon, Muhammad Ridwan mengatakan selain membahas terkait dengan program kerja yang berjalan, dalam forum OPD itu pihaknya juga berupaya untuk mensinergikan perencanaan program kerja OPD pada tahun 2021 mendatang hingga ke tingkatan Kelurahan.

“Kebetulan Kelurahan dan Kecamatan itu kan sudah melaksanakan musrenbang untuk tahun 2021, nah sekarang kita sedang menjaring aspirasi itu untuk dituangkan di perencanaan 2021, juga dari reses dewan, nah itu kita serasikan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga membahas sejumlah program prioritas DPU-TR yang harus segera diselesaikann. “Kita juga bahas program prioritas kita di RPJMD yang harus segera diselesaikan seperti JLU, gedung enam lantai dan tandon. Untuk gedung kita bisa selesaikan tahun ini, sementara untuk JLU baru pembebasan lahannya saja yang bisa selesai, karena di 2021 sudah tidak lagi dianggarkan untuk pembebasan lahan. Sementara untuk tandon, sekarang ini tinggal kita selesaikan fisik dan jalan masuknya,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dishub Cilegon, Uteng Dedi Apendi mengatakan selain sebagai penyelenggara perhubungan, dalam forum OPD, pihaknya juga menyampaikan kepada seluruh stakeholder menyangkut dengan tanggung jawab Dishub atas capaian pendapatan untuk sumbangan ke daerah.

“Kita terus menggali potensi yang ada, baik itu dari sektor parkir tempat khusus milik pemerintah sampai dengan parkir tepi jalan yang kita pastikan mampu melampaui target Rp400 juta. Kita juga sekarang lagi menunggu Peraturan Walikota tentang Petunjuk Teknis atas Perda nomor 10 tahun 2015 tentang Jasa Labuh, juga tentang pass masuk pelabuhan yang selama ini belum kita dapatkan, sektor perhubungan laut ini potensinya bisa sampai Rp7 miliar,” katanya. (dev/red)