KAB. SERANG – Suara ledakan dan menimbulkan api dan kepulan asap terjadi di PT Redeco Petrolin Utama di Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Selasa (10/3/2020).
Diketahui ledakan tersebut berasal dari
Terminal Tangki Nomor 704 di perusahaan tersebut. Dikabarkan tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ledakan tersebut.
Saat ini Tim Inafis Polres Cilegon tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan tersebut. Petugas juga menyelidiki apakah bahan kimia di tangki tersebut berbahaya atau tidak.
Saat ini api berhasil dipadamkan menggunakan Pemadam Kebakaran perusahaan. Diketahui kondisi sudah terkendali.
Menurut informasi yang dihimpun, PT Redeco Petrolin Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa terminal tangki penyimpanan atau penimbunan BBM (Bahan Bakar Minyak) dan BKC (Bahan Kimia Cair).
Kapolsek Puloampel, Iptu Fajar Maulidi mengatakan bahwa ledakan yang terjadi di PT Redeco Petrolin Utama
diduga tangki tersebut dalam keadaan kosong dan tangki berisi bekas kimia jenis xylene.
Diketahui pada waktu kejadian PT Hydro yang merupakan kontraktor PT Redeco Petrolin Utama sedang melakukan pekerjaan pengelasan tangki dengan sekitar 30 Meter dari tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat ini belum diketahui penyebabnya, kita masih menunggu keterangan dari Inafis Polres Cilegon, kan kita tidak tahu nih bahan kimianya jenisnya apa, kita lihat dulu. Kan kemarin informasinya diisi full, tapi tadi malam sudah kosong karena sudah diangkut, nah kalau misalkan BBM solar kan mudah ya, kalau jenis kimia ini belum tahu apakah berbahaya atau tidak ya,” ujarnya dikonfirmasi wartawan.
Kapolsek menjelaskan bahwa saat ini pihaknya juga memintai keterangan saksi atas peristiwa tersebut.
“Untuk saksi-saksi kita akan mintai keterangan untuk mengsinkronkan kejadian itu sebenarnya penyebabnya apa,” katanya.
Dalam peristiwa ini juga tidak ada korban jiwa. “Untuk korban jiwa nihil, kerugian juga masih belum tahu, pihak perusahaan masih menghitung,” terangnya.
(Man/Red)
