Beranda Pilkada Serentak 2020 Tambah Jumlah Kursi di Parlemen, Demokrat Cilegon Pede Usung Calon Walikota

Tambah Jumlah Kursi di Parlemen, Demokrat Cilegon Pede Usung Calon Walikota

366
0
Suasana Munascab DPC Partai Demokrat Cilegon. (Foto : Gilang)

CILEGON – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cilegon, Rahmatulloh mengaku penambahan jumlah kursi di parlemen pada periode ini membuka peluang partainya untuk menatap kontestasi Pilkada Kota Cilegon 2020 mendatang.

Demikian diungkapkannya saat menyampaikan sambutan di gelaran Musyawarah Anak Cabang (Munascab) Partai Demokrat di Bintang Laguna, Minggu (8/9/2019). “Capaian jumlah kursi pada parlemen periode ini, menumbuhkan kepercayaan diri kami untuk mengusung kepala daerah meskipun dengan bekal dua kursi,” ujarnya bersemangat.

Anggota DPRD Cilegon tiga periode ini menerangkan, pihaknya menyadari betul kekurangan jumlah kursi di parlemen tersebut sebagai syarat untuk meramaikan bursa calon kepala daerah di Kota Cilegon. “Tapi dengan adanya komunikasi yang terjalin dengan seluruh partai dan totalitas perjuangan dan dukungan dari seluruh kader DPC Partai Demokrat Kota Cilegon, itu bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris DPD Partai Demokrat Banten, Eko Soesilo Muhaimin yang hadir mewakili Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Iti Oktavia Jayabaya mengatakan masih melakukan penjajakan ke arah itu.

Namun menurutnya, kondisi krisis kepemimpinan di Kota Cilegon yang terjadi per hari ini menjadi peluang bagi seluruh pihak untuk mendapatkan perhatian publik. “Kita lihatlah nanti apa yang terbaik, mampung Cilegon ini kehilangan nahkoda. Ini momentum yang langka ya kan? Siapa tau ada jodohnya, ada rezekinya, bisa ngusung calon kita,” katanya.

Soal jumlah kursi partai berlambang mercy itu di parlemen, ia tak menyoal. Menurutnya dengan peluang dan kepercayaan diri yang kuat, wibawa partai mampu melampaui partai lainnya.

“Makanya Munascab ini menjadi awal bagi kita membicarakan rencana partai ke depan ya. Anak cabang coba kita perkuat dulu, agar partai memiliki nilai jual. Mulai September ini sampai April nanti, DPD akan menginstruksikan DPC untuk menyusun pokja pencalonan dan penjaringan (bakal calon Walikota). Yang pasti (calonnya) adalah yang bisa membawa aspirasi masyarakat, potensi menangnya juga ada,” tandasnya. (dev/red)