Beranda Peristiwa Tali Jangkar Diterjang Baling-baling Kapal Ferry, Nelayan Asal Merak Terombang-ambing 2 Hari...

Tali Jangkar Diterjang Baling-baling Kapal Ferry, Nelayan Asal Merak Terombang-ambing 2 Hari di Laut

Nelayan bernama Deni Mandiri (21) (tengah) warga Medaksa Seberang, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten - foto istimewa

CILEGON – Nelayan bernama Deni Mandiri (21) warga Medaksa Seberang, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten yang dikabarkan hilang akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan selamat setelah sempat hanyut dan terombang ambing akibat perahunya mati mesin.

Menurut informasi, sebelum dinyatakan hilang pada 9 Agustus 2022 sekitar pukul 05.30 WIB, Deni melaut untuk mencari ikan dari wilayah Medaksa, Kecamatan Pulomerak menuju Pulau Tempurung menggunakan perahu Jukung Rawe.

Ditengah perjalanan tiba-tiba saja mesin perahunya mati. Kemudian Deni berinisiatif membuang jangkar, namun tali jangkar terkena baling-baling kapal Ferry sehingga korban memotong tali jangkar karena berbahaya.

Korban terombang ambing di lautan mendekati Pulau Krakatau kurang lebih 48 jam hingga terseret arus ke arah barat perairan Pulau Sangiang.

Kasubsi Operasi Basarnas Banten Heru Amir membenarkan Deni sudah ditemukan dengan selamat.

Kata Heru korban ditemukan oleh perahu nelayan milik Ali di sekitaran perairan Pulau Sangiang pada pukul 13.00 WIB pada Kamis (11/8/2022).

Korban dan perahu kemudian ditarik ke Pelabuhan Paku Anyer dan kemudian anggota Polairud Anyer langsung mendatangi TKP. Korban saat ini sudah dijemput oleh keluarganya.

(Man/Red)