Beranda Hukum Takut Ditilang Anak Sekolah Ini Menangis di Depan Polisi

Takut Ditilang Anak Sekolah Ini Menangis di Depan Polisi

Ilustrasi petugas memberikan imbauan tertib berlalu lintas kepada siswa. (Memed/Bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Dua siswa sekolah yang kedapatan tidak menggunakan helm, menangis saat razia gabungan Satlantas Polres, Dishub Provinsi Banten dan UPT Bapenda Pandeglang. Mereka menangis di hadapan polisi karena takut ditilang.

Siswa salah satu SMP di Pandeglang ini menangis lantaran tidak menggunakan helm dan tidak membawa surat kendaraan. Saat ditanya Bantennews.co.id salah seorang siswa ini mengaku hendak mengisi bensin ke SPBU Cipacung. “Mau ngisi bensin ke POM,” ucap salah seorang siswa yang tidak mau disebutkan namanya sambil terus menangis.

Ketika salah sorang petugas polisi menghampiri dan memerintahkan kedua siswa tersebut pulang untuk mengambil STNK, keduanya langsung menolak dengan alasan takut dimarahi orang tuanya.

“Ngga mau takut dimarahi ibu, udah Pak lepasin aja kami ngga bakal ngulangin lagi,” rengeknya kepada petugas.

Di tempat yang sama Kanit Turjawali Polres Satlantas Pandeglang, Ipda Darwin Khairulsyafari mengatakan, dari beberapa pelanggar memang ada di antaranya siswa sekolah yang terjaring operasi karena tidak menggunakan helm atau tidak memiliki SIM.

Kendati ada beberapa siswa sekolah, Darwin menegaskan tetap akan memproses mereka dengan aturan yang berlaku.

“Saya imbau kepada orang tua sebelum memberikan kendaraan kepada anaknya, nah anaknya itu dibekali dengan SIM. Karena di dalam SIM itu ada aturan dan prosedurnya salah satunya umur sudah 17 tahun,” pesannya. (Med/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News