Beranda Politik Tak Dilibatkan di Musda Golkar Kota Tangerang, Ketua PK Ancam Lapor DPP

Tak Dilibatkan di Musda Golkar Kota Tangerang, Ketua PK Ancam Lapor DPP

890
0
Sebanyak 13 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Tangerang mengancam bakal melapor ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar terkait penyelenggaraan Musda VI DPD Golkar Kota Tangerang - (Foto Alwan/BantenNews.co.id)

KOTA TANGERANG – Sebanyak 13 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Tangerang mengancam bakal melapor ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar terkait penyelenggaraan Musda VI DPD Golkar Kota Tangerang yang tidak sesuai dengan aturan.

Ketua PK Karawaci, Diki Saputra mengatakan, ia dan belasan PK lainnya bakal menolak hasil Musda VI yang digelar dan akan mengajukan banding ke Mahkamah Partai.

Dia dan rekan-rekan pengurus PK lainnya tidak diperbolehkan masuk Musda dengan alasan SK-nya sudah selesai.

“Padahal di Partai Golkar jelas diperpanjang otomatis, tapi tidak dilakukan oleh DPD Golkar Kota Tangerang,” katanya saat ditemui di depan pintu masuk Hotel Alium Tangerang, Rabu (8/7/2020).

Diki beranggapan Musda VI tersebut terlalu dipaksakan, begitupun juga dengan perwakilan PK yang hadir dalam ruang Musda yakni Plt (Pelaksana Tugas) yang mewakili masing-masing kecamatan.

“Pertanyaannya Plt siapa yang menandatangani? Kita enggak tahu. Kita menginginkan Musda digelar secara demokrasi, dibuka seluas-luasnya, ikut sertakan peserta yang sah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPD Golkar Kota Tangerang, Mulyadi menyikapi tahapan-tahapan yang tidak ditempuh dalam pelaksanaan perta demokrasi di kepengurusan DPD Golkar Kota Tangerang.

Kata dia, pertama tidak adanya pemberitahuan kepada peserta, adapun pemberitahuan sifatnya hanya undangan mendadak.

“Ini menjadi cacat aturan karena tidak ditempuh aturan ini oleh penyelenggara Musda, pada prinsipnya Golkar menganut azas demokrasi, bebas mengeluarkan pendapat baik secara lisan maupun tulisan, kami semua kader Golkar memiliki hak yang sama, kita sepakat akan dukung kader terbaik partai Golkar,” ujarnya.

(Tra/Wan/Red)