Beranda Peristiwa Tak Ada Identitas, Jenazah Korban Tabrak Lari Menginap 13 Hari di RSUD...

Tak Ada Identitas, Jenazah Korban Tabrak Lari Menginap 13 Hari di RSUD Balaraja

Ilustrasi - foto istimewa google.com

KAB. TANGERANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja sudah 13 hari menyimpan jenazah korban kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tanpa identitas. Pasalnya, sampai saat ini identitas korban belum diketahui oleh pihak kepolisian.

Informasi yang diperoleh, Laka Lantas itu terjadi di Jalan Raya Kresek menuju Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang pada Selasa (8/12/2020) lalu.

Saat dikonfirmasi BantenNews.co.id, Anggota Tim 3 Unit Laka Lantas Polresta Tangang Bripka R Purbawa menjelaskan korban Mr.X yang berjalan kaki dipinggir jalan ditabrak oleh sebuah kendaraan mobil minibus dari arah belakang. Nahasnya, pengendara tersebut tidak berhenti dan memilih kabur.





“Itu hasil dari keterangan para saksi, korban Mr.X yang alami luka-luka langsung dibawa ke RSUD Balarja. Ketika dalam perawatan nyawa korban tidak tertolong,” ujar Purbawa, Minggu (20/12/2020).

Kemudian, kata Purbawa, pihak RSUD Balajara membuat laporan polisi pada Kamis (17/12/2020). Berdasarkan hasil penyelidikan, sidik jari korban tidak terdata dalam kartu identitas kependudukan.

“Kami sudah lakukan sidik jari tangan korban, tapi tidak terdata di e-KTP,” pungkasnya.

Purbawa membeberkan ciri-ciri tubuh Mr.X ini diantaranya berkulit sawo matang, memakai baju warna biru, celana bahan kain warna coklat. Lalu diperkirakan berumur 40 tahun, dengan berat badan 54 kilogram, tinggi 155 sentimeter dan bentuk muka lonjong.

“Ada ciri khusus lainnya, Mr.X ini memiliki rambut pendek pirang dan terdapat tahi lalat dibawah mata. Bagi yang mengetahui ciri-cirinya, harap lapor kepada kami,” ujarnya

(Ren/Red)