Beranda Pemerintahan Tahun Depan, Pemkab Pandeglang Targetkan Dapat Predikat Kota Layak Anak

Tahun Depan, Pemkab Pandeglang Targetkan Dapat Predikat Kota Layak Anak

93
0
Ilustrasi - foto istimewa kumparan.com

PANDEGLANG – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2AKBP3A) Kabupaten Pandeglang menargetkan tahun 2019 mendatang Kabupaten Pandeglang sudah bisa meraih predikat Kota Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas DP2AKBP3A Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, minimal Pandeglang mendapatkan predikat KLA Pratama. Ia menjelaskan, memang saat ini di Kabupaten Pandeglang hampir di setiap desa sudah memiliki taman pintar, namun menurut harus ada penambahan nama menjadi taman pintar layak anak agar poin yang dikumpulkan bisa lebih maksimal.

“Targetnya tahun depan Pandeglang sudah punya predikat minimal pratama, karena walaupun tiap desa hampir sudah ada taman pintar tapi kami minta tiap desa taman pintar ditambahkan namanya menjadi taman pintar ramah anak, karena kalau taman pintar saja itu nilainya kurang signifikan kedalam infut-an,” kata Dewi, Senin (2/7/2018).

Baca Juga :
loading...

Kata Dewi, setelah dirinya melakukan komunikasi dengan Kementrian, pihak kementrian menyarankan harus ada pilot porject untuk mendukung usaha meraih KLA diantaranya Puskesmas ramah anak. Setidaknya kata Dewi sudah ada 8 Puskesmas yang dilatih oleh Pemprov Banten bagaimana cara mewujudkan Puskesmas ramah anak.

“Harus ada pilot project seperti Puskesmas ramah anak, di Puskesmas ramah anak itu petugasnya harus ada yang mengerti tentang hak-hak anak. Kemudian yang memeriksanya juga tidak boleh menggunakan kekerasan dan yang memeriksanya juga tidak boleh pakai jas dokter, kebetulan yang sudah dilatih oleh provinsi ada 8 Puskesmas tapi yang kemarin itu Puskesmas dan rawat inap,” pungkasnya.

Ditambahkan Dewi, selain pemerintah, ada 3 komponen lain yang sangat berperan dalam mewujudkan KLA seperti Masyarakat, Media Masa dan dunia Usaha. Oleh karenanya 4 kompenen tersebut harus saling mendukung dalam mewujudkan program ini.

“Ada 4 pilar dalam KLA pertama masyarakat, Pemerintah, Media Masa dan dunia usaha,” imbuhnya. (Med/Red)

loading...