Beranda Pemerintahan Tagih Janji Wahidin dan Andika, Mahasiwa Baku Hantam dengan Polisi

Tagih Janji Wahidin dan Andika, Mahasiwa Baku Hantam dengan Polisi

Ratusan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Banten terlibat baku pukul dengan pihak kepolisian. Mahasiswa menagih janji gubernur dan wakil gubernur terpilih Wahidin Halim-Andika Hazrumy. (Foto: istimewa)

SERANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banten menagih janji politik Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Mahasiswa yang memaksa masuk ke gedung DPRD Banten dihalangi polisi hingga terjadi kerusuhan.

Mahasiswa menagih janji Wahidin dan Andika saat kampanye soal berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP untuk warga miskin dan biaya pendidikan gratis.

Mahasiswa memaksa masuk untuk menemui Gubernur Banten yang tengah mengikuti rapat paripurna HUT Banten ke-18. Saat memaksa masuk, ratusan mahasiswa terlibat saling dorong dengan pihak kepolisian yang berjaga.

Tidak hanya sampai di situ, mahasiswa yang gagal masuk ke dalam gedung DPRD Provinsi Banten, membakar ban di Jalan Syeh Nawai al-Bantani, tepat di depan gedung DPRD Provinsi Banten.

Ratusan polisi yang berjaga, langsung mencoba memadamkan api hingga terjadi saling dorong, dan baku pukul antara keduanya.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah sempat mencoba menemui ratusan mahasiswa, namun mahasiswa menolak. Mahasiswa hanya ingin ditemui oleh Wahidin dan Andika.

“Kami hanya ingin bertemu eksekutif, bukan legislatif,” ujar salah seorang mahasiswa. (You/Red)