Beranda Peristiwa Tagih Janji Gubernur Banten, Emak-emak Cimarga Lebak Tanam Padi dan Pisang di...

Tagih Janji Gubernur Banten, Emak-emak Cimarga Lebak Tanam Padi dan Pisang di Jalan Rusak

Warga Kampung Parung, Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, saat melakukan aksi tanam pohon pisang dan padi di jalan rusak. (Foto: Sandi/BantenNews.co.id)

LEBAK – Sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak parah, belasan emak-emak warga Kampung Parung, Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar aksi tanam pohon pisang dan padi di ruas jalan penghubung Desa Intenjaya–Desa Cikulur, Sabtu (14/2/2026).

Jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilintasi warga dari dua desa. Namun kondisinya memprihatinkan karena dipenuhi lumpur, terutama saat musim hujan, sehingga sulit dilalui kendaraan.

Salah seorang warga, Lim, mengatakan aksi ini merupakan wujud kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah karena jalan tak kunjung diperbaiki.

“Kecewa, Pak. Jalan ini rusak parah. Setiap kali melintas pasti kotor. Kalau hujan, jalannya seperti sawah, penuh lumpur,” ujar Lim kepada awak media.

Menurutnya, kondisi jalan tidak hanya membuat pakaian kotor, tetapi juga kerap menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

“Kemarin saja tukang sayur yang biasa berjualan di kampung terjatuh karena motornya sulit melintas di jalan berlumpur,” katanya.

Lim berharap pemerintah segera turun tangan agar akses jalan tersebut aman dan nyaman digunakan warga.
“Kami ingin jalan ini segera diperbaiki,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 01 Kampung Parung, Sartani. Ia menyebut kondisi jalan rusak telah berlangsung sekitar lima tahun tanpa perbaikan berarti.

“Aksi ini muncul karena warga sudah terlalu lama kecewa. Jalan rusak parah dan tidak pernah tersentuh perbaikan,” ujarnya.

Sartani juga mengungkapkan, sebelumnya pernah ada kunjungan Gubernur Banten ke desa tetangga dengan rencana pembangunan jalan melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Namun hingga kini, realisasi belum terlihat.

“Warga menagih janji Gubernur Banten, Pak Andra Soni, yang sempat menyampaikan rencana pembangunan jalan. Karena tak ada kejelasan, warga akhirnya melakukan aksi tanam pohon pisang dan padi di jalan rusak ini,” jelas Sartani.

Baca Juga :  Malam Takbir, Petugas Tetap Semangat Gelar Operasi Patuh

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo