Beranda Bisnis Syarat Ekspor Manggis Asal Banten ke China Harus dari Rumah Kemas

Syarat Ekspor Manggis Asal Banten ke China Harus dari Rumah Kemas

Ilustrasi - foto istimewa detik.com

SERANG – Ketersediaan packing house (rumah kemas) merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi dalam ekspor buah manggis tujuan China. Melalui penandatanganan protokol Protocol of Phytosanitary Requirements for the Export of Mangosteen Fruits from Indonesia to China pada Desember 2017 lalu, buah manggis yang akan diekspor ke China harus berasal dari rumah kemas yang tersertifikasi.

“Kemudian Rumah Kemas tersebut akan didaftarkan menjadi Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) atau Tempat Lain (TL) sebagai tempat digunakan untuk melaksanakan tindakan karantina tumbuhan,” Jelas Arum Kusnila Dewi, Kepala Karantina Pertanian Cilegon saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Penjaminan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten melalui siaran tertulis, Minggu (28/2/2021).

Menurut Arum, rumah kemas harus dilengkapi fasilitas pendukung kegiatan seperti pembersihan buah dan pengemasan, sanitasi ruangan dan keselamatan pekerja.





Selanjutnya manggis dilakukan sortasi dan pengelompokan awal, Pembersihan buah dan pengelompokan akhir, Pengemasan dan pelabelan, Penyimpanan hingga Pencatatan dan siap didistribusikan.

“Pembersihan buah dengan udara bertekanan tinggi untuk menghilangkan Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT) dibawah kelopak buah manggis. Kemudian dibersihkan kembali menggunakan kuas dan kain agar kotoran dan OPT benar-benar hilang,” tambah Arum.

Manggis juga harus memenuhi persyaratan keamanan pangan seperti sanitasi dan higiene, adanya registrasi kebun manggis yang menunjukkan pemenuhan Good Agricultural Practices (GAP) pada tingkat budidaya, Good Handling Practices (GHP), dan adanya tracebility system.

“Karantina Pertanian Cilegon selalu memberikan sinergi penguatan dan pendampingan akselerasi ekspor manggis Banten, melalui kesiapan mutu pangan segar asal tumbuhan,” pungkas Arum.

(Red)