Beranda Sosial dan Budaya Sungai Ciujung Menghitam, Warga Kesulitan Air Bersih

Sungai Ciujung Menghitam, Warga Kesulitan Air Bersih

94
0
Tampak Perahu di Sungai Ciujung di Kabupaten Serang menepi

SERANG – Sudah hampir dua bulan kondisi Sungai Ciujung menghitam sehingga tak bisa dimanfaatkan warga di sekitar bantaran.

“Sungainya tercemar. Jadi tak bisa dimanfaatkan warga, terutama di Kecamatan Tirtayasa,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukma Kusuma, Selasa (24/7/2018).

Hendra, Sekretaris Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, membenarkan bahwa ratusan warganya di bantaran Sungai Ciujung tak bisa memanfaatkan air sungai. “Air Sungai Ciujung hitam pekat, bau, tercemar. Jangankan buat masak atau mandi, buat wudhu saja gak. Biasanya warga memanfaatkan air sungai,” ujarnya.

Dikatakan, warga bantaran sungai yang terdampak pencemaran Sungai Ciujung dirasakan khusus di daerah RT 09 dan RT 08 dengan jumlah 133 Kepala Keluarga (KK). Dikatakan, selama kesulitan air bersih ini warga terpaksa harus membeli air bersih galon atau meminta bantuan air dari tetangga. “Kemarin ada bantuan air satu tanki dari BPBD,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, wilayah Kecamatan Tirtayasa yang kesulitan air bersih terjadi di Kampung Tengkurak, Desa Tengkurak RT/RW 08 dan 09/03 (133 KK dan 266 Jiwa), Kampung Alang alang RT/RW 08,09,10/03 Desa Alang-alang (150 KK dan 500 Jiwa), Kampung Brangbang RT/RW 19,20,21,22/05 Desa Lontar (320 KK dan 1200 Jiwa).

Kejadian tersebut akibat dari kurangnya curah hujan dan tercemarnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung. (ink/red)