Beranda Bisnis SUN Energy Rayakan 200 MW Kapasitas Terpasang di LamiPak Cikande

SUN Energy Rayakan 200 MW Kapasitas Terpasang di LamiPak Cikande

Jajaran pimpinan SUN Energy foto bersama. (Adef/bantennews)

SERANG – SUN Energy, pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komersial dan industri terdepan di Indonesia, resmi mencatat sejarah baru.

Sejak berdiri pada 2016, perusahaan ini berhasil menembus capaian 200 megawatt (MW) kapasitas terpasang PLTS Atap di seluruh Indonesia.

Pencapaian ini dirayakan di fasilitas PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, yang kini menjadi salah satu proyek PLTS Atap terbesar di industri aseptic packaging dengan total kapasitas 5,33 MW.

Hingga pertengahan 2025, SUN Energy telah membangun lebih dari 300 proyek PLTS Atap di 20 provinsi, melayani lebih dari 50 sektor industri mulai dari FMCG, otomotif, makanan dan minuman, hingga pertambangan.

Portofolio kliennya meliputi perusahaan besar seperti Unilever, Avian, Ajinomoto, Astra Group, hingga LamiPak.

Dari 200 MW kapasitas PLTS Atap tersebut, diperkirakan dihasilkan lebih dari 295 juta kWh energi bersih setiap tahun dan mampu menekan emisi karbon hingga 228 ribu ton CO₂ per tahun – setara dengan penanaman lebih dari 3,1 juta pohon.

“Dengan pencapaian 200 MW, kami resmi mengukuhkan diri sebagai developer PLTS Atap nomor satu di Indonesia. Namun ini bukan garis akhir, melainkan titik tolak transformasi,” ujar Emmanuel Jefferson Kuesar, CEO SUN Energy, saat perayaan di Cikande, Kamis (28/8/2025).

“SUN Energy kini bergerak melampaui Solar-as-a-Service menuju Sustainability-as-a-Service, menghadirkan solusi berkelanjutan dari energi surya, penyimpanan energi, elektrifikasi armada, ekosistem kendaraan listrik, hingga pengelolaan air,” tambah Emmanuel.

Ia menegaskan, capaian 200 MW hanyalah awal. Ke depan, perusahaan akan memperkuat kontribusi pada sektor industri melalui:

Ekosistem Terintegrasi, bersama SUN Group melalui SUN Terra, SUN Mobility, dan NIRA untuk menyediakan solusi energi surya, elektrifikasi armada, ekosistem kendaraan listrik, serta pengelolaan air berkelanjutan.

Baca Juga :  Sinar Mas Land Gandeng Investor Jepang Kembangkan Office Portfolio Partnership di Jakarta CBD Area

Komitmen ESG, program edukasi energi terbarukan, penerapan standar HSE, hingga tata kelola perusahaan berkelas global.

“Dengan fondasi tersebut, SUN Energy optimistis dapat mempercepat transisi energi, memperkuat daya saing industri nasional, sekaligus mendukung target Net Zero Emissions 2060,” ujarnya.

LamiPak Indonesia menjadi salah satu mitra strategis dalam pencapaian ini. Sejak 2024, LamiPak bekerja sama dengan SUN Energy membangun PLTS Atap fase pertama berkapasitas 2,8 MWp.

Kemudian dilanjutkan fase kedua sebesar 2,4 MWp, sehingga total kapasitas mencapai 5,33 MWp. Instalasi ini diproyeksikan menghasilkan 7,1 GWh energi bersih per tahun dan menekan emisi karbon hingga 5.645 ton CO₂, setara dengan penanaman lebih dari 91 ribu pohon.

“Investasi PLTS Atap adalah langkah strategis untuk mencapai Zero Nett Carbon Roadmap 2050 sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis tetap sejalan dengan tanggung jawab lingkungan,” ungkap Anton Hui, Managing Director LamiPak Indonesia.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd