Beranda Advertorial Sudah Banyak Membantu, JKN-KIS Program Paling Menyentuh Warga

Sudah Banyak Membantu, JKN-KIS Program Paling Menyentuh Warga

536
0
Indriawati peserta PBPU saat sedang mendapatkan layanan di klinik Enggal Sehat

SERANG – Sejak beredar kabar hoax menyebar di lingkungan masyarakat terkait penghentian layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di beberapa fasilitas kesehatan, kabar tersebut cukup membuat kepanikan warga. Sebab sejauh ini program JKN-KIS sudah banyak meringankan beban masyarakat dalam proses administrasi pada pelayanan kesehatan.

Salah satunya Indriawati (32) Desa Nyompok, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang mengakui bahwa program JKN-KIS sangat membantu warga yang kurang mampu membayar biaya pelayanan kesehatan.

Dua tahun menjadi peserta JKN-KIS dengan segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri dengan hak rawat kelas 3, ia bersama anggota keluarganya merasakan betul manfaat program ini.

“Alhamdulillah sangat terbantu dengan program ini, hampir setiap bulan dipakai untuk berobat penyakit kambuhan orang tua. Bagi saya sangat tidak setuju jika program JKN-KIS ini dihentikan, saya bingung harus ngandelin apa lagi, karena selama ini saya dan keluarga sudah bergantung pada JKN-KIS ini. Jadi adanya isu bahwa pelayanan dihentikan, saya cemas banget,” ujarnya.

Dikatakan Indriawati, dari sekian banyak program pemerintah yang ditawarkan untuk masyarakat, JKN-KIS merupakan program yang paling menyentuh warga. Sebab selain kebutuhan pendidikan dan pembangunan, jaminan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat diinginkan oleh masyarakat.

“Nah saat ini masyarakat beruntung karena pemerintah punya program JKN-KIS. Maka dari itu program ini harus terus dilanjutkan. Jangan sampai berhenti,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Indriawati, Ia sangat setuju mengenai persyaratan akreditasi kepada seluruh fasilitas kesehatan yang ingin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Syarat tersebut cukup efektif karena dapat memotivasi faskes-faskes untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Saat ini masyarakat sering mengeluhkan mutu pelayanan kesehatan yang lemah.

“Kami ingin mutu pelayanan kesehatan di faskes lebih baik. Maka persyaratan akreditasi sudah sangat tepat. Sebab ke depan para peserta JKN-KIS juga butuh pelayanan yang lebih maksimal. Untuk itu penting adanya akreditasi untuk peningkatan kualitas pelayanan yang lebih prima,” ujarnya.

Ia menambahkan BPJS Kesehatan sudah baik mendorong warga untuk gabung menjadi peserta. Bahkan BPJS Kesehatan juga giat mengajak pemerintah daerah bekerja sama agar semua warganya mendapat jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.

“Ini kan program gotong royong, yang sehat membantu yang sakit, yang kaya membantu yang miskin. Maka untuk antisipasi dan gak repot ketika jatuh sakit, saya mengajak agar warga lain segera gabung jadi peserta BPJS Kesehatan, anggap aja lah ini investasi akhirat lah. Menolong sesama manusia ketika ditimpa sakit,”tutup Indriawati dengan senyuman. (Advertorial)