Beranda Peristiwa Subadri Klaim Bisa Warga Kota Serang Bebas Dolbon pada 2020

Subadri Klaim Bisa Warga Kota Serang Bebas Dolbon pada 2020

152
0
Wakil Walikota Serang, Subadri Usuludin saat meninjau salah seorang rumah warga (Foto Ade Faturohman/BantenNews.co.id)

SERANG – Wakil Walikota Serang, Subadri Usuludin mengatakan pihaknya optimis persoalan modol di kebon (dolbon) dan modol di kali (doli) di Kota Serang dapat terselesaikan dalam dua tahun ini.

Hal itu dengan catatan, baik setiap organisasi perangkat daerah (OPD), melalui bantuan Provinsi (banprov) Banten maupun bantuan pusat dapat tersalurkan dengan baik.

“Kalau memang gerakan dua ribu untuk jamban keluarga (gardu jaga), ditambah dari OPD-OPD dan bantuan provinsi serta pusat, turut membantu, saya berkeyakinan dalam dua tahun persoalan dolbon atau pun doli bisa selesai. Jadi akhir tahun 2021 selesai, dan 2022 itu sudah bebas dolbon,” ujarnya, Senin (10/2/2020).

Subadri menjelaskan, bila saat ini Kota Serang masih kekurangan sekitar 3.000 jamban untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya, namun, Pemkot Serang telah mendapat bantuan sebanyak 1.000 jamban dari Pemerintah Pusat.

Dari bantuan tersebut dibagi untuk tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cipocok Jaya 250 jamban, Taktakan 250 jamban, dan Kecamatan Kasemen 500 jamban.

“Kami sudah dapat bantuan 1.000 jamban dari pusat, dan memang terjadi penurunan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Misalkan di Cipocok Jaya itu tahun lalu, yang masih dolbon sekitar 600 orang, dan sekarang sisa 300 lagi. Kemudian, di Kecamatan Kasemen sekarang sisa 500 kurang lebih lagi,” ucapnya.

Mengenai program Gardu Jaga sendiri, Subadri menjelaskan, program tersebut merupakan inisiasi dari masing-masing Puskesmas di Kota Serang, termasuk Banjar Agung dan Kelurahan Banjarsari, untuk mengentaskan permasalahan dolbon.

“Program ini dilakukan oleh para kader posyandu untuk mengumpulkan uang secara sukarela sebesar Rp 2.000 untuk jamban keluarga. Sehingga setiap keluarga dapat memiliki jamban di rumahnya,” ucapnya.

(Dhe/Red)