SERANG – Wadison Pasaribu, suami Pertry Sihombing korban pembunuhan keji di Puri Anggrek Serang membuat drama untuk mengecoh pihak kepolisian.
Usai membunuh Petry dengan cara dicekik, kemudian Wadison membuat alibi seolah-olah ia dirampok dengan cara membuang perhiasan milik Petry.
Wadison juga sempat berusaha bunuh diri dengan cara menutup kepala dengan kantong plastik dan menutupnya lagi dengan karung. Aksi tersebut gagal.
Wadison kemudian berpura-pura menjadi korban perampokkan. Tapi pihak pengacara dan keluarga sudah mencurigai dan mengendus kebohongan pelaku.
Pengacara korban, Lambas Toni Pasaribu meminta keluarga Wadison melakukan pendekatan persuasif untuk mengorek pengakuan pelaku. Benar saja, malam tadi pelaku Wadison mengakui semua perbuatannya.
“Kepada abangnya, Herman Pasaribu, pelaku mengakui semua perbuatannya,” kata Wadison, Rabu (4/6/2025).
Sebelumnya, warga Puri Anggrek Serang geger dengan kejadian pembunuhan. Pertry Sihombing tewas ternyata oleh suaminya sendiri. Warga baru mengetahui peristiwa itu keeseokan harinya.
Anak korban meminta tolong kepada warga. Warga yang berdatangan langsung menghubungi pihak kepolisian.
Penulis: Audindra
Editor : Tb Ahmad Fauzi
